Pileg 2019

Pertarungan Sengit di Dapil Kalimantan Selatan I, dari Ian Kasela hingga Sultan Banjar

Setiap partai saling beradu strategi memperkenalkan caleg jagoannya, mulai dari sosok petahana, birokrat, figur publik, hingga keturunan bangsawan

Pertarungan Sengit di Dapil Kalimantan Selatan I, dari Ian Kasela hingga Sultan Banjar
BANJARMASINPOST.co.id/isti rohayanti
Para relawan pelipata surat suara untuk Pemilu 2019 nampak sibuk melaksanakan tugasnya di Kantor KPU Banjarmasin. 

Berdasarkan data KPU, sejak tahun 2004, Partai Golkar tiga kali berturut-turut meraup suara terbanyak, terakhir mencapai 31,1 persen suara pada pileg tahun 2014.

Pemilu tahun ini Partai, Golkar mencalonkan enam nama dengan dua caleg petahana. Kondisi ini membuat partai ini lebih unggul meskipun calonnya, Bambang Heri Purnama, merupakan anggota pengganti.

Akan tetapi, keberadaan petahana-petahana lain berpotensi memecah perolehan suara di dapil ini. Ditambah lagi kehadiran pendatang baru dengan popularitas dan basis massa yang tidak diragukan lagi.

Dari tokoh-tokoh populer yang disebutkan tadi, tergambar bagaimana peta perebutan suara di dapil ini masih didominasi oleh laki-laki. Kiprah perempuan caleg masih jauh dari keberhasilan.

Dalam dua pemilu terakhir belum pernah ada perempuan anggota legislatif yang terpilih dari dapil Kalsel 1. Padahal, jumlah caleg yang terdaftar tidak bisa dibilang sedikit. Bahkan, tahun ini, 39,7 persen dari total caleg yang terdaftar adalah perempuan. PKS tercatat memiliki proporsi perempuan caleg terbanyak. (LITBANG KOMPAS)

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved