Berita HST

PT AGM Batalkan Pengurusan Amdal, Kabupaten HST Belum Aman Dari Tambang, Ini Alasannya

Selama tidak ada surat keputusan baru berkekuatan hukum untik mengeluarkan HST dari konsesi PT AGM maka HST belum aman.

PT AGM Batalkan Pengurusan Amdal, Kabupaten HST Belum Aman Dari Tambang, Ini Alasannya
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Pemandangan benteng alam Pegunungan Meratus di Desa Papagaran Kecamatan Hantakan, Kabupaten HST, Kalimantan Selatan, Sabtu (9/3/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Meski PT Antang Gunung Meratus (AGM) membatalkan pengurusan amdal untuk Kabupaten Hulu Sungai Tengah, ternyata hal itu tak menjamin jika Kabupaten Hulu Sungai Tengah bakal tak ditambang di kemudian hari.

Direktur Eksekutif Walhi Kalimantan Selatan, Kisworo, menjelaskan jika izin PKP2B PT AGM ada di empat Kabupaten yaitu Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah.

Menurut Kisworo, selama tidak ada surat keputusan baru berkekuatan hukum untik mengeluarkan HST dari konsesi PT AGM maka HST belum aman.

"Masih ada kemungkinan akan ada penambangan dikemudian hari," katanya, Jumat (9/3/2019).

Apalagi, dari data Walhi ada lima kecamatan yang terancam ditambang yakni Batang Alai Selatan seluas 470,12 hektare yang ada di Desa Tanah Habang, Wawai dan Wawai Gardu. Kecamatan Batu Benawa seluas 1.197,95 hektare yang tersebar di Desa Aluan Sumur, Baru, Haliau, Kahakan, Kali Baru, Layuh, Murung A. Kecamatan Hantakan seluas 316,11 hektare di Desa Batu Tunggal, Bulayak, Hantakan, Murung B, Pasting. Selanjutnya ada Kecamatan Haruyan seluas 1.314,12 hekter yang tersebar di Desa Batu Panggang, Hampulang, Haruyan Seberang, Lokbuntar, Manggunag Seberang, Pengambau Hulu, dan Sungai Harang. Terakhir di Kecamatan Labuan Amas Selatan di Desa Sungai Jeranih seluas 0,28 hektare.Dengan total 3.298,57 hektere.

Baca: Jemaah Haul Asal Tabalong dan Tanahbumbu Manfaatkan Fasilitas Bus Antarjemput di Murjani

Baca: Ribuan Jemaah Haul Semuti Jalan Sekumpul dan Sekitarnya, Begini Suasananya

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Arema FC vs Persela di Indosiar & Vidio.com, Piala Presiden 2019

Ia berharap jika pemerintah daerah Kabupaten HST dan Gubernur Kalsel ikut mendesak ke Pemerintah Pusat agar mengeluarkan Kabupaten HST dari konsesi PT AGM.

Dicontohkannya, penghapusan satu kabupaten dari konsesi tambang bisa dilakukan, seperti yang terjadi pada blok Silo di Jember, Jawa Timur.

Diceritakannya, masyarakat dan pemerintah Jember menolak pertambangan emas di blok Silo sehingga Jember dihapus dari konsesi pertambangan emas.

"Daya rusak tambang batubara luar biasa selain persoalan lingkungan ada masalah sosial mulai dari konflik lahan, sampai penghancuran ruang hidup rakyat.

Bupati Hulu Sungai Tengah, A Chairiansyah, mengatakan jika Hulu Sungai Tengah dikeluarkan dari klausul amdal.

Ia juga meminta agar penggarapan tambang di perbatasan Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah ditunda.

"Karena perbatasan ini makanya ditunda dulu. Apa jaminan penundaan, ya amdal selama amdal tidak keluar ya pertambangan tidak boleh dilakukan di daerah perbatasan," jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved