Haul Guru Sekumpul

Jemaah Kaltim Ini Terharu oleh Harumnya Nama Guru Sekumpul, Dilayani Warga Sejak di Kaltim

Keharuman nama ulama besar yang akrab disapa Abah Guru Sekumpul itu tak cuma dirasakan warga Kalimantan Selatan (Kalsel), tapi juga warga luar Kalsel.

Jemaah Kaltim Ini Terharu oleh Harumnya Nama Guru Sekumpul, Dilayani Warga Sejak di Kaltim
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Jemaah haul ke-14 Guru Sekumpul berjejal hingga di kawasan jembatan kembar Seiparing, Martapura. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Nama besar Al-Alimul al-Alamah al-Arif Billaah al-Bahrul Ulum al-Waliy Qutb as-Syekh al-Mukarram Maulana Kiai Haji Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjary memang kian mashur.

Keharuman nama ulama besar yang akrab disapa Abah Guru Sekumpul itu tak cuma dirasakan warga Kalimantan Selatan (Kalsel), tapi juga warga dari luar Kalsel.

Hal itu antara laim dirasakan Erwin Rahman, warga Samarinda, Kalimantan Timur, pada momen haul ke-14 tahun ini yang puncaknya pada Minggu (10/03/2019) malam ini.

"Bayangkan, sejak masih di wilayah Kaltim, di sepajang jalan poros, banyak warga yang menyediakan minuman dan makanan secara cuma-cuma untuk kami para jemaah yang akan mengikuti haul di Sekumpul," tuturnya.

Baca: LINK Live Streaming Haul Guru Sekumpul 2019, Siaran Langsung Suasana Haul KH Zaini Abdul Ghani Ke-14

Baca: Resmi! Jokowi dan Prabowo Tak Hadiri Haul Guru Sekumpul 2019, Cek Penjelasan dari BPD dan TKD Kalsel

Baca: Nasi Samin Sudah Tradisi Di Haul Sekumpul. Warga Konsisten Pakai Minyak Samin Cap Onta

Bahkan saat tiba di Binuang, Kabupaten Tapin, Erwin dan rombongan dijamu makam gratis prasmanan di kediakan orang terkaya setempat (H Izai).

"Saat itu kami tiba di Binuang sekitar pukul 02.00 Wita Jumat dinihari. Semua jemaah haul dipersilakan masuk untuk makan. Semua dijamu secara istimewa. Para pramusajinya juga sangat ramat dan semangat padahal dinihari," tutur Erwin.

Ia menuturkan selama perjalanan menuju Martapura sangat melapangkan hati. Banyak warga di sepanjang jalan poros yang dilintasi terutama setelah memasuki wilayah Tanjung (Tabalong) yang menyediakan minuman dan makanan.

Rombongam Erwin sebanyak 115 orang. Mereka bertolak dari Samarinda pada Kamis (07/03/2019) setelah sholat subuh. Di Martapura, mereka menginap di Islamic Center di kawasan Jalan A Yani tak jauh dari jembatan kembar Seiparing.

Ia menceritakan sangat banyak warga Kaltim yang berduyun-duyun ke Martapura untuk mengikuti haul ke-14 Abah Guru Sekumpul. Dirinya rutin mengikuti haul sejak 2008 silam.

Perjalanannya bersama rombongan kali ini agak lancar dibanding tahun sebelumnya yakni 26 jam karena memang berangkat lebih awal atau pada H-4. Tahun lalu perjalanannya selama 35 jam.

Baca: Susah Angkutan ke Martapura, Jemaah Haul Guru Sekumpul Bisa Gunakan Ojek Online Gratis

Baca: Warung Makan Inces Bagikan 3.680 Nasi Kotak Buat Jemaah Haul Guru Sekumpul di Jalan A Yani Km 5.8

Baca: Haul Guru Sekumpul, SIM Keliling Polda Kalsel Buka Layanan 72 Jam di Martapura, Jemaah Ikut Antre

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved