Selebrita

Kabar Ifan Seventeen yang Ditinggal Istri & Sahabat karena Tsunami Banten, Foto Calegnya Bikin Heboh

Kabar Ifan Seventeen yang ditinggal istri dan sahabat karena Tsunami Banten, fotonya sebagai caleg bikin heboh.

Kabar Ifan Seventeen yang Ditinggal Istri & Sahabat karena Tsunami Banten, Foto Calegnya Bikin Heboh
instagram @rcti
Ifan Seventeen di Dahsyatnya 20 Tahun Seventeen 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kabar Ifan Seventeen yang ditinggal istri dan sahabat karena Tsunami Banten, fotonya sebagai caleg bikin heboh.

Sempat terpuruk pasca menjadi korban tsunami Selat Sunda atau Tsunami Banten, Ifan Seventeen kini mulai bangkit.

Ifan Seventeen yang ditinggal pergi sang istri Dylan Sahara saat tsunami Banten pun bersiap maju sebagai calon legislatif (caleg) Partai Kebangkitan Bangsa untuk DPR RI Dapil 1 Kalimantan Barat.

Laiknya caleg kebanyakan, Ifan Seventeen pun memamerkan fotonya bersama alat peraga kampanye lainnya.

Baca: Ramai Teman Makan Teman Antara Syahrini, Reino Barack dan Luna Maya, Ini Kata Ustadz Abdul Somad

Baca: Reaksi Tak Terduga Agnes Mo Saat Foto Akrab Wijaya Saputra dan Wanita Diduga Gisella Anastasia Viral

Baca: Video Viral Pemain Semen Padang Tantang Suporter Usai Kalah dari Bali United di Piala Presiden 2019

Lain dari biasa, foto pencalegan Ifan Seventeen tergolong tak biasa atau antimainstream.

Melalui akun Instagramnya, @ifanseventeen, bercerita bercerita soal posenya di poster kampanye, Senin (11/3/2019).

Rupanya Ifan melakukan sikap tabik (permisi) untuk pose pencalegannya.

Di dalam unggahannya, Ifan menyebutkan bahwa sikap tabik merupakan bagian dari adat kesopanan budaya Melayu yang diperuntukkan untuk orang yang lebih muda dalam menghormati orang yang lebih tua atau dituakan.

Satu di antaranya bisa ditunjukkan dengan cara tangan yang ditegakkan ke bawah sambil membungkukkan badan, atau tangan yang memegang pecinya apabila berjalan didepan orang yang lebih tua.

Ifan memutuskan menggunakan pose tersebut sebagai bentuk kesopnan pemuda Melayu yang ingin berjuang tapi tetap menghargai tokoh agama, adat dan orang-orang yang dituakan.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Surya Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved