Kriminalitas Banjarmasin

Sidang Pembunuhan Warga Kampung Arab di PN Banjarmasin Sempat Ricuh, Kerabat Korban Pukul Terdakwa

Namun insiden tak terduga justru terjadi ketika tiga terdakwa digiring menuju ruang tahanan Pengadilan Negeri Banjarmasin, Senin sore.

Sidang Pembunuhan Warga Kampung Arab di PN Banjarmasin Sempat Ricuh, Kerabat Korban Pukul Terdakwa
istimewa/pengunjung sidang
Keributan sidang pembunuhan warga kampung Arab di PN Banjarmasin, Senin (11/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pengadilan Negeri Banjarmasin Senin (11/3) sore tadi kembali menggelar sidang lanjutan atas kasus pengeroyokan yang berujung tewasnya warga Kampung Arab, Al Farisi atau lebih dikenal Faris beberapa waktu lalu.

Menghadirkan tiga terdakwa yang masing-masing terdiri dari Hendra Gunawan alias Hendra, Muhammad Taurat alias Torat dan Hendra alias Hendra Tele, adapun agenda sidang kali ini yakni masih pemeriksaan saksi.

Hanya saja jika sebelumnya JPU (jaksa penuntut umum) mendatangkan dua saksi yang berasal dari keluarga korban yaitu Susanti dan Ishak masing-masing istri dan paman Faris.

Sedangkan pada sidang yang digelar pada Senin sore kemarin, JPU menghadirkan dua orang yang dituding sebagai saksi kunci, Iwan Darmawan dan Ahmas Fauzi alias Embo.

Sementara Iwan dalam kesaksiannya membenarkan sempat melihat korban datang ke warnet yang dijaganya di Gang Maluku Kecamatan Banjarmasin Tengah Kalsel, Kamis (27/9/2018) malam lalu.

Baca: Satgas TNI Bantu Anak-anak di Kecamatan Haruai Kerjakan Tugas Sekolah dan Ajari Mengaji

Korban yang tak lama kemudian mendapatkan penganiayaan oleh tiga terdakwa, hanya saja Iwan tidak mengetahui persis masing-masing peran pelaku.

Pasalnya menurut penjaga warnet tersebut, ia yang saat itu merasa ketakutan melihat tiga terdakwa, pun memilih langsung berlari ke lantai atas untuk bersembunyi.

Iwan juga sempat menerangkan dari ketiga pelaku, yang terlihat membawa sajam berupa sebilah celurit, Torat. Sedangkan Hendra Pisang dan Hendra Tele, ia mengaku tidak mengetahuinya.

" Iya, lima belas menit kemudian pas saya turun hendak ke toilet, korban dan pelaku sudah tidak ada lagi," jelasnya.

Berbeda dengan Iwan, seorang pengunjung warnet, Embo justru mengaku lebih melihat tiga terdakwa menganiaya korban.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved