Haul Guru Sekumpul

Warga Luar Kalsel Ini Puas Ikuti Haul Guru Sekumpul Ke-14 dan Sarankan Hal Ini Pada Pemkab Banjar

Warga Luar Kalsel Ini Puas Ikuti Haul dan Sarankan Hal Ini Pada Pemkab Banjar

Warga Luar Kalsel Ini Puas Ikuti Haul Guru Sekumpul Ke-14 dan Sarankan Hal Ini Pada Pemkab Banjar
banjarmasin post group/ idda royani
Khairani, warga luar Provinsi Kalsel seusai mandi di sungai aliran irigasi di dekat kawasan Sekumpul, Selasa (12/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID,MARTAPURA - Haul Guru Sekumpul Ke-14 telah terlaksana lancar dan sukses. Jutaan jemaah dari berbagai penjuru wilayah Kalimantan dan dari luar pulau khitmad mengikuti kegiatan religius akbar tersebut.

Mereka berharap haul Guru Sekumpul pada tahun-tahun mendatang juga terlaksana lancar sukses. Beberapa jemaah punya beberapa saran kepada Pemkab Banjar agar pelaksanaan haul berikutnya makin mantap dan lancar.

"Kalau bisa pada haul selanjutnya pemerintah daerah mendirikan fasilitas MCK (mandi cuci kakus) portable umum di sejumlah tempat," cetus Erwin Rahman, warga Samarinda, Kalimantan Timur Selasa (12/03/2019) usai menghadiri Haul Guru Sekumpul Ke-14.

Pasalnya menurut lelaki berambut gondrong ini, di sejumlah tempat inap ketersediaan air bersih dan fasilitas MCK lainnya terbatas. Contohnya di tempatnya menginap di Gedung Islamic Center di kawasan Jalan A Yani, Martapura.

Baca: Komentar Menohok Istri Irwan Mussry, Maia Estianty Soal Penggoda, Sindir Mulan Jameela & Syahrini?

Baca: Reaksi Tak Terduga Agnes Mo Saat Foto Akrab Wijaya Saputra dan Wanita Diduga Gisella Anastasia Viral

Baca: Ramai Teman Makan Teman Antara Syahrini, Reino Barack dan Luna Maya, Ini Kata Ustadz Abdul Somad

Baca: Pengorbanan Syahrini untuk Jadi Istri Mantan Luna Maya, si Nyonya Reino Barack Lakukan Ini di Jepang

Baca: Daftar 4 Klub yang Diduga Kecewa Usai Zinedine Zidane Resmi Jadi Pelatih Real Madrid, Ada Man United

Erwin menuturkan air bersih di gedung tersebut tak mencukupi keperluan jemaah yang menginap di tempat tersebut. "Karena yang menginap di situ cukup banyak. Rombongan saya saja 115 orang. Sementara, ketersediaan airnya minim," sebutnya.

Bilik MCK-nya juga terbatas sehingga antrenya lumayan lama. Itu pun ketika tiba giliran antre, airnya kerap telah habis. Terpaksa sebagian jemaah tak mandi atau akhirnya memilih mandi di saluran irigasi yang berada di sebelah gedung.

Erwin yang sejak 2008 rutin mengikuti haul Guru Sekumpul mengatakan jumlah jemaah terus meningkat. Bahkan haul ke-14 tahun ini jumlah jemaah berlipat ganda.

Dimungkinkan pada haul selanjutnya jumlah jemaah juga makin banyak. Karena itu pemerintah daerah juga mesti memperbanyak menyediakan fasilitas utama jemaah yakni air bersih dan fasilitas MCK.

Baca: Klasemen Grup A Piala Presiden 2019 Jelang Persib Bandung vs Perseru Serui Live Indosiar, Lolos?

Baca: Jadwal Siaran Langsung Bayern Muenchen vs Liverpool Liga Champion Selasa (12/3) Malam Ini, Live RCTI

Baca: Video Viral Pemain Semen Padang Tantang Suporter Usai Kalah dari Bali United di Piala Presiden 2019

"Saya dengar beberapa jemaah yang menginap di bangunan lainnya milik pemerintah juga kekurangan air. Semoga ke depannya hal ini menjadi atensi yang diprioritaskan. Kalau laki-laki masih mendingan, bisa mandi di irigasi. Bagaimana dengan yang perempuan? Kan kasihan kalau susah mandi," tandasnya.

Selain itu ia juga mengharapkan kepolisian lebih meningkatkan pengamanan lebih. Pasalnya berjejalnya jemaah tentu tetap memunculkan sisi kerawanan seperti adanya aksi copet.

"Istri saya pada Sabtu (09/03/2019) sekitar pukul 11.00 Wita kecopetan saat berjejal-jejal di Jalan Sekumpul, Rp 1 juta hilang. Memang istri saya lalai juga, karena tas diselempangkan ke belakang," sebutnya.

Pengalaman kekurangan air bersoh juga diutarakan Khairani, jemaah dari Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Ia menginap di gedung milik Pemkab Banjar dekat Gedung Iqro.

Ia menuturkan untuk sekadar mandi, antrenya sangat lama dan ketersediaan air bersihnya juga tak mencukupi. Karena itu dirinya dan beberapa kerabatnya memilih mandi di saluran irigasi.

"Untungnya tempat inap kami dekat dengan saluran irigasi. Jadi, masih ada alternatif untuk mandi. Airnya juga segar dan lumayan bersih lah," sebutnya.

(banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved