Isu Kiamat

Sosok Katimun Bawa Ajaran Dunia Kiamat Bikin 52 Warga Ponorogo Mengungsi dan Jual Murah Harta Benda

Sosok Katimun Bawa Ajaran Dunia Kiamat Bikin 52 Warga Ponorogo Mengungsi dan Jual Murah Harta Benda

Sosok Katimun Bawa Ajaran Dunia Kiamat Bikin 52 Warga Ponorogo Mengungsi dan Jual Murah Harta Benda
(surabaya.tribunnews.com/rahadian bagus)
Rumah milik warga Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Ponorogo, yang dijual Rp 20 juta karena pindah ke Malang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PONOROGO - Sosok Katimun Bawa Ajaran Dunia Kiamat Bikin 52 Warga Ponorogo Mengungsi dan Jual Murah Harta Benda.

Nama Katimun tiba-tiba menjadi populer karena disebut sebagai orang yang membawa kabar dunia segera kiamat ke warga Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Akibatnya, 54 warga termakan kabar itu dan memilih mengungsi ke Malang.

Sosok Katimun pun lantas jadi perhatian, siapakah Katimun hingga cerita yang dibawakannya dipercaya warga Desa Watu Bonang? 

Baca: Reaksi Khofifah Indar Parawansa Sikapi Isu Kiamat yang Buat 52 Warga Ponorogo Pindah ke Malang

Baca: Warga Ponorogo Ketakutan Dengar Isu Kiamat, 52 orang Mengungsi ke Malang, Gara-gara Kabar Katimun

Baca: Terkuak Isi Chat Pribadi Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Saat Rafathar Lepas Perban Kuku

Baca: Pesan Syahrini Pada Hotman Paris Saat Unfollow Karena Pilih Luna Maya Ketimbang Istri Reino Barack

Baca: Video Call Ungkap Kerinduan Nicholas Sean Putra Ahok Alias BTP Kala Ayahnya Liburan Bersama Puput

Diungkapkan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, Rtabu (14/3/2019), Katimun adalah warga Desa Watu Bonang sendiri.

Dua bulan lalu, Katimun pulang dari menimba ilmu. Setibanya di desa tersebut, dia memengaruhi warga dan menyebarkan ajaran tersebut.

Lantaran isu kiamat yang disampaikan oleh Katimun tersebut, warga Desa Watu Bonang pindah ke Kasembon, Kabupaten Malang.

Kepada warga desa, kata Ipong, Katimun menyampaikan kepada warga kiamat sudah dekat.

Untuk itu jemaah diminta menjual aset-aset yang dimiliki untuk bekal di akhirat atau dibawa dan disebarkan di pondok.

"Mereka juga sampaikan kalau masuk ke jemaah ini, maka ketika dunia ini kiamat mereka tidak ikut kiamat," kata Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni.

Halaman
1234
Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved