OTT KPP di Jatim

Menteri Agama Sebut Kasus Suap Jual Beli Jabatan Rommy dan 2 Pejabat Kemenag Jatim Kasus Pribadi

Ketua Umum Partai PPP Romahurmuziy terjaring OTT KPK bersama lima orang lain di Jawa Timur, dua di antarnya adalah Kepala Kemenag di Jawa Timur, Jumat

Menteri Agama Sebut Kasus Suap Jual Beli Jabatan Rommy dan 2 Pejabat Kemenag Jatim Kasus Pribadi
capture/Kompas.TV
Menteri Agama terkait OTT dua pejabat Kemenag di Jatim dan Ketua Umum PPP 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum Partai PPP Romahurmuziy terjaring OTT KPK bersama lima orang lain di Jawa Timur, dua di antarnya adalah Kepala Kemenag di Jawa Timur, Jumat (15/3/2019).

Mereka adalah HRS, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur; MFQ, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik; ANY, asisten RMY; AHB, calon anggota DPRD Kabupaten Gresik dari PPP; dan S, sopir MFQ dan AHB.

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan uang tunai Rp 156.758.000.

Setelah pemeriksaan, KPK menetapkan Romy, HRS, dan MFQ sebagai tersangka, Jumat

Baca: Mulan Jameela Tak Temani Ibu Mertua Jenguk Ahmad Dhani di Rutan Medaeng, Curhat Tentang Diam

Baca: Gaya Maia Estianty Ditiru Syahrini? Intip Tas Mewah Inces yang Mirip dengan Milik Istri Irwan Mussry

Baca: Ahli Grafologi Sebut 3 Sifat Jelek Wijaya Saputra Kekasih Gisella Anastasia Mantan Gading Marten

Baca: 2 Para Normal Ini Blak-blakan Soal Pernikahan Syahrini dan Eks Luna Maya, Bau Melati Diaura Syahrini

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama adalah kasus pribadi para tersangka, termasuk 2 pejabat Kementerian Agama.

Dilansir dari Kompas.TV, menteri Agama menegaskan, kasus yang juga melibatkan Ketua Umum PPP Romahurmuziy tidak terkait secara kelembagaan dengan Kementerian Agama.

Baca: Respons KH Maimoen Zubair dan Blak-blakan Mahfud MD Usai Ketum PPP Romahurmuziy Terkena OTT KPK

Menag Lukman Hakim juga menyatakan akan segera mencopot jabatan tersangka dan tidak akan memberikan bentuk bantuan hukum apa pun.

”Kementerian Agama sepenuhnya akan kooperatif dengan KPK supaya kasus ini segera selesai. Ini merupakan komitmen Kementerian Agama untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam konferensi pers, di Jakarta, Sabtu (16/3/2019) malam.

Pernyataan itu terkait dengan tertangkapnya dua pejabat Kementerian Agama dalam operasi tangkap tangan oleh KPK pada Jumat pagi di sebuah hotel di Jawa Timur. Kedua pejabat itu adalah Haris Hasanuddin selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dan Muhammad Muafaq Wirahadi selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik.

Kedua pejabat tersebut ditangkap KPK bersama Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved