Stunting di Kalsel
Pencegahan Stunting Dilakukan Mulai dari Konseling Pranikah
Terpisah, Kepala Puskesmas Angsana, Kecamatan Angsana, dr Irfansyah Topan, mengakui di tempatnya masih ada kasus stunting.
BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Terpisah, Kepala Puskesmas Angsana, Kecamatan Angsana, dr Irfansyah Topan, mengakui di tempatnya masih ada kasus stunting.
"Tapi angka pastinya belum bisa diumumkan, karena masih dilakukan pendataan," ujarnya.
Menurut Irfansyah, berbicara soal stunting bukan sekadar angka, tapi harus sudah dilakukan sejak sebelum orang menikah.
Baca: Suami Syahrini, Reino Barack Tak Bahagia Diungkap Sosok Ini, Tergambar Saat Eks Luna Maya Begini
Baca: Kemarahan Gisella Anastasia pada Gempita Saat Anak Gading Marten Itu Akui Bikin Kesalahan Ini
Baca: Luna Maya Singgung Soal Fitnah Usai Klaim Move On Pasca Pernikahan Reino Barack dan Syahrini
“Sekarang pencegahan stunting dilakukan mulai dari konseling pranikah, pemberian antitetanus atau imunisasi antitetanus, hingga konseling bagaimana pada saat hamil,” ujarnya.
Irfansyah tidak menepis dengan upaya sudah dilakukan, dalam tiga tahun terakhir ini angka stunting di Tanbu mengalami penurunan.
"Rata-rata penurunannya 2 persen. Selama tiga tahun sekitar 7 persen sudah penurunannya," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bpost-edisi-cetak-selasa-1932019.jpg)