Berita Banjarmasin

KM Muara Sumber Berada di Dasar Sungai Barito, Penyelam Bersiap Melakukan Evakuasi

kondisi KM Muara Sumber dengan posisi terahir berada di dasar sungai, sekitar Pelabuhan Banjar Raya Banjarmasin Barat.

KM Muara Sumber Berada di Dasar Sungai Barito, Penyelam Bersiap Melakukan Evakuasi
banjamasinppost.co.id/jumadi
Beberapa warga tampak bergelombol di Dermaga Banjar Raya Banjarmasin, menyaksikan evakuasi bus air KM Muara Sumber yang tenggelam saat hendak berangkat ke Puruk Cahu, Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pascatenggelamnya kapal dagang tradisional (Bus Air) KM Muara Sumber, di Pelabuhan Banjar Raya, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Rabu (20/3/2019) pagi sekitar pukul 06.30 Wita.

Beberapa penyelam tradisional bersiap-siap melakukan evakuasi. Sementara kondisi KM Muara Sumber dengan posisi terahir berada di dasar sungai Barito, sekitar Pelabuhan Banjar Raya Banjarmasin Barat.

Naknoda KM Muara Sumber, Anwar Jaini (60), yang ditemui mengatakan, dalam kejadian ini pihaknya mengalami kerugian sekitar Rp700 juga. Jumlah itu belum termasjk nilai harga kapal dan mesinnya.

Kepala Dermaga Banjar Raya, Ferry Tisna Permana yang ditemui mengatakan, KM Muara Sumber memang sudah rutin bongkar muta barang di dermaga ini.

Baca: Mau Berangkat ke Puruk Cahu, Bus Air KM Muara Sumber Tenggelam di Dermaga Banjar Raya

Untuk kapal yang dagang membawa barang dari Kalteng. Sebaliknya kapal berangkat dari Dermaga Banjar Raya dengan membawa sembako dan sebagian bahan bangunan.

Sebuah kapal dagang tradisional (Bus Air) KM Muara Sumber, tenggelam pada saat sandar di Pelabuhan Banjar Raya, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Rabu (20/3/2019) pagi sekitar pukul 06.30 Wita.
Sebuah kapal dagang tradisional (Bus Air) KM Muara Sumber, tenggelam pada saat sandar di Pelabuhan Banjar Raya, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Rabu (20/3/2019) pagi sekitar pukul 06.30 Wita. (banjarmasinpost.co.id/jumadi)

Arifin, penjaga malam di Dermaga Banjar Raya yang ditemui mengatakan, pada saat kapal tenggelam, di dalamnya ada tiga orang ABK.

Isup dan Amat (ABK) dan seorang tukang masak wanita. Barang muatan di dalam kapal, seperti gula pasir 70 sak, beras sekitar 25 ton serta bata ringan berjumlah sekitar 1.700 batang. (jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved