Berita HST

Nama Calon Wabup HST Diserahkan Seusai Pemilu 2019, Parpol Pengusung Rapat dengan Bupati

Ketiga partai politik ini merupakan partai pengusung pasangan Abdul Latif dan A Chairansyah pada pemilihan kepala daerah pada 2016 lalu.

Nama Calon Wabup HST Diserahkan Seusai Pemilu 2019, Parpol Pengusung Rapat dengan Bupati
banjarmasin post group/ achmad maudhody
HA Chairansyah, Bupati HST usai dilantik oleh Gubernur Kalsel di Gedung Mahligai Pancasila, Jumat (1/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Rencana Bupati Hulu Sungai Tengah, A Chairansyah, untuk mendapat daftar nama calon Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah pada akhir bulan ini tak dapat terlaksana.

Hal ini menyusul pertemuan terbatas antara Bupati Hulu Sungai Tengah, A Chairansyah dan Ketua DPC Partai Gerindara Kabupaten Hulu Sungai Tengah Rahmadi Jingga, Ketua DPC PKS Kabupaten Hulu Sungai Tengah Ustadz Fakih Jarjani, dan Ketua DPC PBB Kabupaten Hulu Sungai Tengah Abu Permadi, di kediaman Bupati Hulu Sungai Tengah, Barabai, Kamis (21/3/2019).

Ketiga partai politik ini merupakan partai pengusung pasangan Abdul Latif dan A Chairansyah pada pemilihan kepala daerah pada 2016 lalu.

A Chairansyah resmi menjadi bupati setelah adanya keputusan dari Menteri Dalam Negeri Nomor  131.63-277  Tahun 2019 tentang Pengangkatan Bupati dan Pemberhentian Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah Provinsi Kalimantan.

Baca: Sungai Lulut Mulai Dipasang Patok, PUPR Kalsel Siap Umumkan Lelang, BPN Lakukan Inventaris

Keputusan Menteri Dalam Negeri tersebut ditandatangani Menteri Dalam Negeri Thahjo Kumolo tertanggal 13 Februari 2019. Dan defenitif menggantikan Abdul Latif.
                                     
Dijelaskan A Chairansyah, penundaan target penyerahan calon Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah, menyusul adanya pertemuan dan masukan dari pimpinan partai politik.

Menurutnya, semuanya bersepakat akan menyerahkan daftar nama calon Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah usai Pileg dan Pilpres April mendatang.

"Semuanya berjanji akan menyerahkan daftar nama Calon Wakil Bupati pada 22 April, atau lima hari setelah Pilpres dan Pileg. Ini juga hasil jejak pendapat yang kami lakukan bersama" jelasnya.

Tenggat waktunya 22 April, jika tidak menyerahkan nama Calon Wakil Bupati maka tidak ada penambahan waktu lagi.

Baca: Pemkab HST Ingin Tata Bantaran Sungai, Dinas Permukiman Lakukan Studi Banding ke Banjarmasin

Apalagi, ia menarget elantikan Wakil Bupati semestinya sudah dilantik paling lambat bulan Agustus 2019 mendatang. Karena lewat dari Agustus sisa masa jabatan tinggal 18 bulan.

“Artinya waktu semakin mepet, belum lagi pengusulan ke Menteri Dlam Negeri memerlukan waktu yang tidak singkat. Jika tak ada usulan berarti ya tidak ada calon Wakil Bupati," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved