Pantangan Ibu Hamil Versi Urang Banjar

Seputar Fakta Ibu Hamil di Banua, dari Mitos Duduk di Tengah Pintu Sampai Larangan Pakai Guling

Biasanya, ibu-ibu hamil yang ada di wilayah provinsi Kalimantan Selatan percaya adanya pantangan-pantangan ibu hamil.

Seputar Fakta Ibu Hamil di Banua, dari Mitos Duduk di Tengah Pintu Sampai Larangan Pakai Guling
THINKSTOCK.COM
Ilustrasi ibu hamil. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Biasanya, ibu-ibu hamil yang ada di wilayah provinsi Kalimantan Selatan percaya adanya pantangan-pantangan ibu hamil.

Pasalnya, bila tak mentaati pantangan tersebut, maka akan ada hal yang tidak baik yang terjadi pada bayinya.

Mereka percaya adanya sejumlah pantangan bagi ibu hamil.

Sehingga ibu hamil harus ekstra hati-hati saat mengandung si cabang bayi.

Mereka bisa percaya adanya pantangan sesuai pendahulu-pendahulunya sehingga ada juga yang menurut saja.

Mereka menganggap juga ada yang hanya kebetulan tetapi terjadi.

Baca: Penyebab Ashanty Minta Cerai pada Anang Hermansyah dalam Kisah Masa Lalu Terungkap, Ternyata

Baca: Hotman Paris Gerebek Jet Pribadi Pernah Dipakai Syahrini Istri Reino Barack, Sindir Incess?

Baca: Survei Litbang Kompas, 7 Parpol Terancam Tak Lolos ke Senayan, Segini Suara yang Didapatnya

Baca: Bank Sentral AS Batal Naikkan Suku Bunga Acuan Tahun Ini, Tingkat Pengangguran Lebih Tinggi

Baca: Diajak Tidur Bareng Wanita Cantik, Lukman Nekat Masuk Lewat Pintu Belakang, Lalu Ini yang Terjadi

Sebab itu, percaya atau tidak bergantung pada keyakinan sendiri.

Satu di antara kepercayaan itu adalah larangan ibu hamil duduk tengah pintu, karena bisa saja bayinya nanti susah keluar.

Memang sejumlah orang percaya dan juga ada yang tidak percaya, sehingga itu bergantung pada keyakinan masing-masing.

Menurut Siti, ibu yang punya 3 anak di Kabupaten Kotabaru ini mengaku memang banyak pantangan yang harus dijalani ibu hamil.

Hal itu sudah sesuai dengan kepercayaan pendahulu.

Termasuk kepercayaan tidak boleh menggunakan guling untuk rebahan.

"Memang banyak sekali pantangan ibu hamil. Ini ada yang percaya dan ada yang tidak. Tapi sejumlah peristiwa seperti itu memang ada yang terjadi, misalnya suka rebahan di guling, maka dipercaya anaknya sulit keluar, atau jar urang Banjar (kata orang Banjar), sungsang," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved