Berita Banjarmasin

Rekayasa Jalan di Brigjen Hasan Basri, Jalur Satu Arah Diprediksi Bakal Terjadi Perlambatan Arus

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Provinsi Kalsel mulai melakukan prasimulasi pengalihan arus untuk penutupan Jembatan Alalak.

Rekayasa Jalan di Brigjen Hasan Basri, Jalur Satu Arah Diprediksi Bakal Terjadi Perlambatan Arus
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Provinsi Kalsel mulai melakukan prasimulasi pengalihan arus untuk penutupan Jembatan Alalak di Jalan Brigjen Hasan Basri, Minggu (24/3/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Provinsi Kalsel mulai melakukan prasimulasi pengalihan arus untuk penutupan Jembatan Alalak di Jalan Brigjen Hasan Basri, Minggu (24/3/2019).

Sejumlah petugas, baik dari Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin dan Polresta Kota Banjarmasin dikerahkan untuk giat tersebut. Beberapa lokasi juga nampak ditutup menggunakan plastik line dan barrier.

Dari pantauan banjarmasinpost.co.id, Minggu (24/3/2019) sore, ketika simulasi berlangsung, kendaraan yang melintas di Jalan Brigjen Hasan Basri harus melewati jalan berbeda dari biasanya.

Dalam simulasi yang berlangsung sejak pukul 14.30 hingga pukul 17.00 wita itu, dilakukan penutupan pada bundaran Kayutangi Banjarmasin. Pengendara yang keluar dari Jalan HKSN tidak bisa melintas langsung melewati bundaran. Melainkan menuju jalur putar balik di depan Lapangan Bola Kayutangi, Banjarmasin.

Baca: Live Streaming RCTI! Hasil Timnas U-23 Indonesia vs Vietnam Pra Piala Asia U-23 2020 via Live Score

Kasi LLAJ BPTD Wilayah XV Kalsel, Ade Supriadi mengatakan prasimulasi tersebut sebagai gambaran sekaligus evaluasi nantinya. Karena sebagaimana diketahui, pembangunan Jembatan Alalak akan berlangsung lama.

Melihat hasil hari ini ujarnya, ada beberapa evaluasi pengalihan yang bisa dilakukan. Di antaranya rambu dilarang belok kanan yang diletakan menuju perempatan Jalan Adiyaksa bisa jalur dua arah untuk menuju jalan tersebut.

Selain itu sebutnya, dampak pengalihan arus memang perlu kebiasaan. Tak ia pungkiri pula, ada beberapa lokasi pengalihan yang mengalami perlambatan arus lalu lintas.

"Mungkin untuk jalan yang diberlakukan satu arah terjadi perlambatan arus, seperti di Perumnas dan Jembatan Alalak II," jelasnya.

Pengalihan arus yang berlaku ialah jalan satu arah di Jalan Adhiyaksa dan Kayutangi Ujung serta Cemara Raya. Kemudian putar balik hanya ada satu, yakni di Jalan Brigjen Hasan Basri menuju ke Perumnas.

Baca: Mayang Kapten Tim Futsal Putri Indonesia asal Banua yang Meraih Emas di Dubai

Melihat kondisi prasimulasi itu pula sebutnya untuk Jalan Brigjen Hasan Basri masih terlihat normal. Namun belum tau bagaimana simulasi pada hari Senin, saat orang aktif bekerja dan berangkat ke sekolah.

Adanya prasimulasi sore itu pula, Supriadi pun mengimbau kepada pengguna jalan, khususnya angkutan barang, terutama truck. Ia menyarankan agar truck angkutan melewati jalur yang sudah semestinya, yakni Jalan Lingkar Utara atau Lingkar Selatan yang memang dibuat khusus untuk angkutan truck.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved