Breaking News:

Berita Banjarmasin

Anggota Pemadam Dipukul Saat Melakukan Pembasahan Kebakaran di Jalan Gandaria

Mereka yang berniat ingin membantu melakukan penanganan terhadap musibah kebakaran justru mengalami insiden tidak pantas oleh seorang warga.

banjarmasinpost.co.id/ahmad rizky abdul gani
Anggota barisan pemadam kebakaran korban pemukulan memperlihatkan surat laporan polisi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalan Gandaria I Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Banjarmasin Timur Kalsel, Selasa (27/3) tadi malam, rupanya menyisakan kenangan kelam bagi anggota relawan.

Bagaimana tidak, mereka yang berniat ingin membantu melakukan penanganan terhadap musibah kebakaran justru mengalami insiden tidak pantas oleh seorang warga.

Kejadian itu tepatnya menimpa anggota barisan pemadam kebakaran (BPK) Putra Daha, Imam Wahyudi (20), yang semula sedang bertugas menjinakkan api di Jalan Gandaria I, Selasa tadi malam.

Ia mengalami aksi pemukulan yang mengenai pipi kanannya oleh seorang warga yang belakang diketahui berinisial MUD, Selasa malam.

Sedangkan Ketua BPK Putra Daha, Muhammad Afrianoor atau akrab disapa Arie saat dikonfirmasi mengenai insiden tersebut membenarkan dan sangat mengecamnya.

Baca: Seorang Pria Ngamuk saat Petugas Padamkan Api di Gandaria, Kasusnya Berakhir di Polresta Banjarmasin

Baca: Kebakaran di Gandaria II, Jelang Subuh Warga Menemukan Botol Bersumbu

Pasalnya, korban dan beberapa rekannya yang lain semula berniat membantu pemadaman terhadap kebakaran, justru mendapat perlakuan tidak terpuji oleh seorang warga.

" Iya jelas engga terima lah. Masa mau bantu pemadaman, justru diperlakukan seperti itu. Niat kami ini baik," ujarnya.

Selain itu, dan sangat yang ia sayangkan lagi usai insiden tersebut, pelaku juga justru sempat mengelak melakukan pemukulan terhadap korban.

Sementara tindakannya justru tidak hanya dirasakan langsung oleh korban, Imam melainkan juga disaksikan sejumlah anggota pemadam kebakaran yang lain.

" Kalau pun tadi malam kami mau main hakim sendiri, sudah banyak anggota yang geram. Tapi teman-teman berhasil saya redam. Dan saya sarankan untuk kejadian ini agar diserahkan ke aparat kepolisian saja," jelasnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved