Berita Banjarmasin

Ikut Pengobatan Alternatif Al-Fashdu, Sakit Amandel Atus Terasa Berkurang

Mendengar ada terapi pengobatan alternatif di klenteng Soeji Nurani Jalan Veteran Kilometer 1 Banjarmasin, Atus tertarik mencoba.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Elpianur Achmad
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar.
Pengobatan alternif Al-Fashdu di Klenteng Soetji Nurani didatangi cukup banyak masyarakat, baik kalangan karyawan swasta, pegawai negeri serta warga biasa. 

BANJARMASIN POST.CO.ID,BANJARMASIN - Mendengar ada terapi pengobatan alternatif di Klenteng Soetji Nurani Jalan Veteran Kilometer 1 Banjarmasin, Atus tertarik mencoba.

Apalagi, warga Jalan Sungai Andai Banjarmasin ini merasa amandelnya sakit dan kurang enak bila menelan sesuatu.

"Tadi ada teman yang memberi support pengobatan alternatif, saya pun mencobanya. Alhamdulillah, usai pengobatan tadi, terasa lebih enak dan kepala tidak pusing," papar Atus, Kamis (28/3/2019).

Selain amandel, di hari terakhir pengobatan alternif Al-Fashdu didatangi cukup banyak masyarakat, baik kalangan karyawan swasta, pegawai negeri serta warga biasa.

"Respon masyarakat Banjarmasin yang mengikuti pengobatan alternatif ini luar biasa. Sejak Selasa, tanggal 26 Maret hingga Kamis ini, jumlah warga yang berobat sekitar 1.300-an orang," papar Rodjikhi bin kusen, ahli pengobatan trsadisional ini dari Banten.

Baca: Kemenag Tanbu Deadline 50 Calon Haji Terkait Pelunasan Uang Setoran Haji

Baca: Mahasiswi Jadi Korban Aksi Penjambretan di Jembatan Merdeka Kota Banjarmasin, Ini Cerita Keluarganya

Menurut dia, kebanyakan saat berobat alternatif, penyakit diderita pasien asal Banjarmasin yakni kolestrol dan gula. Kedua penyakit ini mengingat Urang Banjar suka kulier.

Rosjikhi pun menyarankan supaya hidup sehat, makan teratur dan tepat waktu serta istirahat yang cukup.

"Semoga kedatangan saya ini bermanfaat buat warga Banjarmasin dan sekitarnya," harapnya seraya mengatakan kedatangannya kesini atas prakarsa pak Atak dan kawan-kawan.

Dia bercerita, pengobatan alternatif ini dilakukannyaxdi Bali, Batam dan beberapat tempat di Sumatera. Selama pengobatan, pihaknya tak memasang tarif dan meletakkan kotak amal dan memberi secara sukarela. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved