Berita Banjar

Syarat Unik Pedagang Pasar Kuliner Martapura Saat Berjualan, Ini Jadwal Peresmiannya

Syarat Unik Pedagang Pasar Kuliner Martapura Saat Berjualan, Ini Jadwal Peresmiannya

Syarat Unik Pedagang Pasar Kuliner Martapura Saat Berjualan, Ini Jadwal Peresmiannya
banjarmasin post group/ idda royani
Beginilah kondisi bangunan Pasar Wisata Kuliner, Martapura. Tempat ini saat ini terus dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, Kamis (28/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA – Setelah rampung dibangun Pemerintah Kabupaten Banjar pada pengujung 2018 lalu, bangunan (los) Pasar Wisata Kuliner yang beralokasi di kawasan Jalan Suka Ramai, Martapura, bakal segera dioperasionalkan.

Manajemen Perusahaan Daerah Pasar Bauntung Batuah (PD PBB) saat ini sedang mempersiapkan teknis pengoperasionalan pasar yang digadang-gadang menjadi percontohan pasar kuliner tersebut. Si antaranya yakni menyosialisasikan kepada kalangan calon pedagang.

Direktur PD Pasar Bauntung Batuah Rusdiansyah menuturkan sosialisasi telah dilakukan beberapa hari lalu. Pertemuan bertempat di lantai II Aula Baiman di lingkungan gedung PD Pasar setempat.

Baca: SESAAT LAGI! Live Streaming Indosiar Persija Jakarta vs Kalteng Putra di Piala Presiden 2019

Baca: Jadwal Resepsi Pernikahan Syahrini & Reino Barack di Indonesia Diungkap, Hotman Paris: Bukan Jakarta

Baca: Jadwal & 2 Link Live Streaming Indosiar Persija Jakarta vs Kalteng Putra di Piala Presiden 2019 Sore

"Kami memaparkan mengenai syarat dan ketentuan yang wajib dipenuhi pedagang di Pasar Wisaat Kuliner," ucapnya, Kamis (28/03/2019).

Beberapa hal penting yang harus dipenuhi di antaranya pedagang harus menyediakan daftar harga menu makanan dan minuman. Lalu, merawat dan menjaga fasilitas yang disediakan, serta menjaga kebersihan lingkungan pasar.

Karena itu, pedagang dilarang membuang sampah sembarangan, apakah sampah basah, kering, dan limbah sisa makan. “Mereka juga harus memenuhi ketentuan syariah berupa akad jual beli dan berpakaian muslim," sebut Rusdiansyah.

Bagi yang laki laki diharapkan mengenakan kopiah dan bagi perempuan berhijab. "Dengan berpakaian muslim seperti itu, tidak ada lagi rambut pedagang yang jatuh ke tempat makanan,” tandas Rusdi.

Baca: Bukan Krisdayanti, Adik Aurel Hermansyah Berikan Pesan Menyentuh Untuk Anang dan Ashanty

Ia menegaskan ketentuan dan kewajiban tersebut telah disepakati bersama. Registrasi juga mulai dilengkapi pedagang disertai penandatanganan kesepakatan bersama.

"Selanjutnya tinggal menentukan waktunya saja untuk peresmiannya. Mudah-mudahan April atau sebelum ramadan pedagang sudah bisa menempati dan berjualan di Pasar Wisata Kuliner guna meramaikan pasar malam," harap Rusdi.

Manajemen PD PBB senang karena kalangan pedagang yang akan menempati Pasar Wisata Kuliner tersebut antusias dan kooperatif. "Kami setuju dan mendukung karena semua ketentuan itu untuk kebaikan bersama," ucap salah seorang calob pedagang setempat.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved