Berita Kalteng

Anggota Organda Kalteng Banyak Gabung Aplikasi Angkutan Penumpang

Masuknya organisasi atau perkumpulan usaha layanan aplikasi angkutan penumpang di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, ternyata dimanfaatkan

Anggota Organda Kalteng Banyak Gabung Aplikasi Angkutan Penumpang
banjarmasin post group/ faturahman
Ketua Organda Kalteng, Lodewyk CH Iban. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Masuknya organisasi atau perkumpulan usaha layanan aplikasi angkutan penumpang di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, ternyata dimanfaatkan anggota organisasi angkutan darat (Organda) setempat.

Pemesanan taksi atau jasa layanan angkutan penumpang secara manual selama ini dinilai kurang optimal dalam mendapatkan hasil sehingga banyak anggota organda yang ada di Palangkaraya, Kalimantan Tengah bergabung dengan menggunakan layanan aplikasi seperti grab.

Beberapa pemilik armada mengaku lebih memilih menggunakan jasa aplikasi dalam memberikan pelayanan kepada penumpang, karena lebih cepat dan mudah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam mendapatkan layanan antar jemput.

Baca: Bukan Karena Luna Maya, Rumah Tangga Syahrini & Reino Barack Disebut Bakal Hancur Oleh Sosok Ini

Baca: Live Indosiar! Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs Tira Persikabo Piala Presiden 2019 Sore Ini

Baca: Motif & Kronologi Pelaku Pembunuhan Pendeta Cantik Melinda Zidemi, Polisi Ungkap Sosok Pelaku

Baca: Jadwal FP 1 & FP 2 MotoGP Argentina 2019 Live Trans 7 Malam Ini, Kenangan Insiden Rossi vs Marquez

"Memang lebih cepat dan banyak dapat penumpang, dalam sehari bisa mencapai sepuluh kali panggilan, menggunakan aplikasi lebih efektif dibanding dengan manggil melalui telepon selular atau telepon rumah, karena penghubunh utama melalui aplikasi," ujar Haris, salah satu anggota organda yang memakai layanan aplikasi tersebut, Jumat (29/3/2019).

Sementara itu, Ketua Organda Kalteng, Lodewyk CH Iban, mengakui, sekitar 1.500 orang anggota organda bergabung dalam layanan aplikasi seperti grab yang selama setahun sudah operasional di Palangkaraya dalam melayani pelanggannya.

"Kami akan atur lagi, jika semua anggota organda memang masuk dalam aplikasi tersebut, sangat dimungkinkan akan diatur zona-zona operadionalnya, agar tidak mengganggu operasional armada angkutan yang sebelumnya sudah ada, kami akan atur sehingga sama-sama dalam mencari rezeki," ujar Anggota DPRD Kalteng ini.

(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved