Berita Tanahbumbu

Penjelasan Diskominfo Tanahbumbu Sikapi Susahnya Sinyal Gadget di Kawasan Mentewe

Penjelasan Diskominfo Tanahbumbu Sikapi Susahnya Sinyal Gadget di Kawasan Mentewe

Penjelasan Diskominfo Tanahbumbu Sikapi Susahnya Sinyal Gadget di Kawasan Mentewe
banjarmasin post group/ helriansyah
Ardiansyah SSos MM, Kepala Diskominfo Tanahbumbu 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Menyikapi susahnya sinyal selular menjadi salah satu solusi kemudahan mengakses internet menggunakan gadget, ternyata bukan hanya dialami warga di Desa Sarimulya, Kecamatan Mentewe, Tanabumbu.

Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tanahbumbu, tercatat sebanyak 15 desa di empat kecamatan tersebar di kabupaten berjuluk Bumi Bersujud.

Hal itu dikemukakan Kepala Diskominfo Tanahbumbu Ardiansyah, untuk jaringan telekomunikasi menjadi wewenang pusat.

Kabupaten hanya mengusulkan dan melobi ke beberapa operator agar mendirikan menara BTS (Base Transceiver Station) di beberapa titik yang signalnya lelet sesuai usulan masyarakat.

Baca: Tangis Anggia Chan ke Vicky Prasetyo Saat Momen Persembahan Cinta, Nasib Angel Lelga?

Baca: Jadwal FP 1 & FP 2 MotoGP Argentina 2019 Live Trans 7 Malam Ini, Kenangan Insiden Rossi vs Marquez

Baca: Bukan Karena Luna Maya, Rumah Tangga Syahrini & Reino Barack Disebut Bakal Hancur Oleh Sosok Ini

Baca: Nyinyir ke Syahrini & Reino Barack Hingga Gisel & Wijaya Saputra, Nikita Mirzani Malu ke Pria Ini

Pada pertengahan bulan yang lalu dilakukan perakortek di Kalimantan Timur. Tambah Ardiansyah, pihaknya mengusulkan dibangunkan menara di 15 titik sesuai usulan desa.

"Dan, akan kami tindaklanjuti dengan menyampaikan profosal kembali ke Bakti Kominfo pada pertengahan April nanti bersama-sama kabupaten lainnya se-Kalsel yang dikoordinir Diskominfo provinsi Kalsel," kata Ardiansyah kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (29/3/2019).

Bahkan, usulan minta dibangunkan menara BTS ini juga pernah disampaikan pada Februari 2018, bersama-sama dengan Komisi 2 DPRD Kabupaten Tanahbumbu. Namun sampai sekarang belum terealisasi.

Kendati demikian, pemerintah pusat melalui kementerian kominfo menargetkan Indonesia akan merdeka signal pada tahun 2020.

"Semoga target tersebut tercapai dan artinya di tahun itu daerah kita semuanya terjangkau jaringan internet. Usulan bisa bertambah kalau ada desa yang menyampaikan profosal, sebagai bahan kami menyampaikan ke Kementerian Kominfo," tandas Ardiansyah.

(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved