Bumi Murakata

Tingkatkan Budidaya Ikan Air Tawar, Pemkab HST Gandeng Bank Indonesia

Tingkatkan Budidaya Ikan Air Tawar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HST Gandeng Bank Indonesia

Tingkatkan Budidaya Ikan Air Tawar, Pemkab HST Gandeng Bank Indonesia
istimewa/ Adriani Razak untuk BPost Group
Suasana FGD antara Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, BI Kalsel dan Pembudidaya Ikan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Agar dapat meningkatkan prduktivitas budidaya ikan air tawar Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah bersama Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan melaksanakan Focus Group Discusion (FGD) bersama para petani ikan di Auditorium Kantor Bupati, Kamis (28/3/2019).

FDG dibuka oleh Bupati Hulu Sungai Tengah, A Chairansyah. Chairansyah mengaku setiap tahun Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, terbantu dengan adanya FDG bersama BI.

Terlebih, BI selalu memberikan motivasi dan membantu Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) dalam mengembangkan hasil perikanan.

Dengan pendampingan dan bantuan BI, ia berharap, pokdakan bisa lebih semangat lagi agar sektor perikanan di Hulu Sungai Tengah mendapatkan hasil yang memuaskan.

"Ini juga sebagai stimulan untuk meningkatkan gairah pokdakan dalam mengembangkan budidaya ikan air tawar," katanya.

Suasana FGD Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, BI Kalsel dan Pembudidaya Ikan
Suasana FGD Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, BI Kalsel dan Pembudidaya Ikan (istimewa/ Adriani Razak untuk BPost Group)

Manager Pengembangan Ekonomi Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kalsel, Aryo Wibowo, mengatakan jika BI konsisten ikut mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas hasil pertanian maupun perikanan di Hulu Sungai Tengah.

Melalui melalui program pendampingan maupun bantuan peralatan.

Ia berharap dengan peningkatan kualitas dan produktivitas hasil pertanian dan perikanan bisa mendorong kesejehtaraan petani.

Rencananya, pada tahun ini ada empat pokdakan pertanian ikan yang akan didukung BI untuk meningkatkan hasil budidaya ikan.

Kepala Bidang Perikanan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Adriani Razak, mengaku telah menyepakati, 2019 ini berfokus pada peningkatan produktivitas ikan nila.

Rencananya, akan ada empat pokdakan. Yakni Pokdakan Harapan Jaya dan Pokdakan Harapan Bersama Desa Samhurang, Pokdakan Maju Bersama Desa Telang dan Pokdakan Membangun 2 Desa Labunganak.

Peningkatan produktivitas ikan Nila ditargetkan minimal 10 persen per keramba dengan kepadatan 400 ekor. Artinya ada peningkatan produktivitas ikan nila pada tiap keramba 10 persen.

Untuk peningkatan ini, rencananya juga ada program pelatihan pembuatan pakan alami untuk mengurangi penggunaan pakan pabrikan.

Namun, pelaksanaan pelatihan pembuatan pakan ini rencananya dilakukan usai bulan Ramadan. Untuk menunjang Pokdakan, rencananya juga akan ada bantuan berupa mesin pengolahan pakan ikan. (*/AOL)

  

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved