Penutupan Jembatan Alalak

Jembatan Alalak Ditutup, ini yang Dikeluhkan Para Pengusaha Truk

Pengurus Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Bambang dalam rapat tersebut mengeluhkan biaya angkut tinggi atau lebih besar

Jembatan Alalak Ditutup, ini yang Dikeluhkan Para Pengusaha Truk
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Sabtu (29/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pengurus Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Bambang dalam rapat tersebut mengeluhkan biaya angkut tinggi atau lebih besar karena adanya penutupan Jembatan Sungai Alalak Kayu Tangi Ujung tersebut.

“Dulu, kami bisa angsung dari Banjarmasin ke daerah tujuan seperti Kalteng dengan biaya standar. Dengan Jembatan Sungai Alalak ditutup, maka harus ada biaya anggaran tambahan karena harus berputar dari Km 17,” katanya.

Penutupan Jembatan Sungai Alalak ini, sambungnya, cukup dikeluhkan pemilik truk dan pemilik ekspedisi karena akan membuat ada biaya tambahan BBM.

Diharapkan, jembatan Sungai Alalak tidak ditutup total selagi masih bisa.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG LIVE STREAMING Debat Capres Pilpres 2019 Live Kompas TV, Trans 7

Baca: Main Film Horor Lukisan Ratu Kidul, Ussy Sulistiawaty Ketagihan Ini

Baca: Shaheer Sheikh Minta Maaf Pada Ayu Ting Ting di Atas Panggung ANTV, Buat Teman Ivan Berkaca-Kaca

Baca: Istri Irwan Mussry, Maia Estianty Tampil Bak ABG di Rumah, Eks Ahmad Dhani Buat Pangling

Baca: Resepsi Syahrini dan Reino Barack Akan Digelar Usai Pulang Dari Swiss? Hotman Paris Bocorkan Ini

Misalnya, untuk truk besar untuk distribusi barang dari pelabuahan biasanya berangkat ke Kalteng ini pada malam hari.

“Kami usulkan malam hari, Jembatan Sungai Alalak tetap bisa dibuka sehingga truk distribusi barang tetap bisa lewat dan pulangnya memutar lewat Pal 17. Ini usulan,” katanya.

Direktur lalu lintas Polda Kalsel, Kombes Pol Muji Ediyanto, menjelaskan dari keputusan rapat koordinasi sudah sepakat pembangunan jembatan Sungai Alalak harus segera dimulai karena ada timline yang harus dilaksanakan oleh pejabat pembuat komitmen (PPK).

“TNI, polri harus menyiapkan antisipasi efek domino dari penutupan Jembatan Sungai Alalak, kerawanan kemacetan dan kecelakaan harus dieleminir. Diharapkan, selama 2 tahun penutupan jembatan tak terlalu merepotkan masyarakat,” katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved