Berita Kalteng

Pintu Digedor Warga, Muhtar Bangunkan Anak Istri Lalu Kabur, Kemudian Kisah Pilu Terjadi Semua Ludes

Bapak dari dua anak ini, mengatakan, saat kebakaran dia tak sempat lagi menyelamatkan harta bendanya

Pintu Digedor Warga, Muhtar Bangunkan Anak Istri Lalu Kabur, Kemudian Kisah Pilu Terjadi Semua Ludes
Banjarmasinpost.co.id/faturahman
Kebakaran yang melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Riau Kelurahan Pahandut Kecamatan Pahandut Kota Palangkaraya, Kalteng, Sabtu (30/3/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Muhtar salah seorang korban kebakaran di kompleks permukiman padat penduduk Rindang Banua, (Puntun) Kelurahan Pahandut Kecamatan Pahandut Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (30/3/2019) mengatakan pasrah.

Bapak dari dua anak ini, mengatakan, saat kebakaran dia tak sempat lagi menyelamatkan harta bendanya saat kejadian kebakaran tersebut, karena api begitu cepat melalap bangunan rumah yang terbuat dari bahan kayu di kompleks tersebut.

Muhtar mengatakan, dia saat itu terbangun dari tidurnya, setelah banyak orang disekitar rumahnya yang berteriak api dan kebakaran, sehingga kontan dia membangunkan anak dan istrinya untuk segera kabur dari rumahnya.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG LIVE STREAMING Debat Capres Pilpres 2019 Live Kompas TV, Trans 7

Baca: BREAKING NEWS Kebakaran Hanguskan Perumahan Padat Penduduk Rindang Banua (Puntun) Palangkaraya

"Saya kaget, saat itu sedang tidur tiba-tiba kompleks menjadi gaduh, banyak yang berteriak kebakaran dan membangunkan pemilik rumah dengan cara menggedor, kemudian kami liat api sudah membesar di bagian luar rumah," ujarnya.

Baca: Kabakaran di Palangkaraya, Ratusan Petugas Pemadam Berjibaku dengan Api Selama Dua Jam

Kebakaran yang melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Riau Kelurahan Pahandut Kecamatan Pahandut Kota Palangkaraya, Kalteng, Sabtu (30/3/2019).
Kebakaran yang melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Riau Kelurahan Pahandut Kecamatan Pahandut Kota Palangkaraya, Kalteng, Sabtu (30/3/2019). (Banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Muhtar yang mengaku tidak punya keluarga di Palangkaraya ini, pasrah tinggal dimana saja , asalkan anak dan istrinya bisa tinggal untuk hidup.

"Saya pasrah tinggal dimana saja sementara ini, yang penting ada tempat bernaung, harta dan rumah semua hangus dilalap api," ujarnya.

Baca: Jelang Kalteng Putra Vs PSS Sleman Semifinal Piala Presiden 2019, Kalteng Kebingungan Cari Lapangan

Kapolres Palangkaraya, AKBP Timbul RK Siregar, mengatakan, pihaknya bersama Pemko Palangkaraya akan mendirikan tenda darurat dab daput umum untuk membantu korban kebakaran yang diperkirakan jumlahnya cukup banyak tersebut."Ya, kami akan bangun tenda darurat untuk membantu korban kebakaran," ujarnya.
(banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved