Pilpres 2019

Viral di Medsos Percakapan Grup WhatsApp (WA) Polisi Dukung Capres Pilpres 2019, Ini Kata Kapolres

Viral di Medsos Percakapan Grup WhatsApp (WA) Polisi Dukung Capres Pilpres 2019, Ini Kata Kapolres

Viral di Medsos Percakapan Grup WhatsApp (WA) Polisi Dukung Capres Pilpres 2019, Ini Kata Kapolres
(KOMPAS.com/SYARIFUDIN)
Screenshot atau tangkapan layar percakapan grup Whatsapp (WA) polisi dukung Capres nomor 01, Joko Widodo beredar di media sosial. Secreenshot percakapan ini pun langsung mendapat sanggahan dari Kapolres Bima Kota AKBP Erwin Ardiansah. Dia pun geram lantaran namanya dicatut dan memastikan bahwa konten dalam capture obrolan di Grup WA itu adalah bohong alias hoax 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Viral di Medsos Percakapan grup atau chat group WhatsApp (WA) atau polisi dukung capres nomor 01 Joko Widodo di Pilpres 2019 ramai dibahas.

Percakapan tersebut berisi diskusi di sebuah grup Whatsapp (WA) polisi yang diberi nama Pilpres 2019.

Dari tangkapan layar percakapan Whatsapp (WA) yang viral di medsos itu, anggota di grup polisi Pilpres 2019 ini tampak seperti dalam tangkapan layar digambar itu berjumah 43 anggota, yang menyandang pangkat kepolisian, mulai aiptu, AKP sampai AKBP.

Percakapan Whatsapp (WA) grup polisi Pilpres 2019 ini dialamatkan ke Polres Bima Kota dengan mencatut nama Kapolres AKBP Erwin Ardiansah.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG LIVE STREAMING Debat Capres Pilpres 2019 Live Kompas TV, Trans 7

Baca: Link Live Streaming Debat Capres ke-4 Pilpres 2019 di Trans7, Metro TV Indosiar Mulai Jam 20.00 WIB

Baca: Live Streaming Kompas TV! Siaran Langsung SCTV Debat Keempat Pilpres 2019, Capres Jokowi vs Prabowo

Percakapan di grup Whatsapp (WA) itu kemudian disebar ke media soial.

Dalam layar tangkap chat itu terdapat perintah dari seorang kapolres kepada anggotanya untuk membantu memenangkan pasangan capres nomor urut 01 Joko Widodo.

Kapolres Bima Kota AKBP Erwin Ardiansah langsung membantah percakapan tersebut dan memastikan bahwa chat WA yang saat ini beredar adalah bohong alias hoaks. Dia juga geram lantaran namanya dicatut.

“Saya kesal. Itu pesan yang beredar, hoaks. Percakapan yang seolah-olah merupakan grup WA, kemudian di-screenshot lalu disebarluaskan di media sosial. Itu jelas merupakan informasi sesat dan menyesatkan," kata AKBP Erwin dalam keterangan tertulisnya seperti yang diterima Kompas.com, Sabtu (30/3/2019).

Erwin menilai, penyebaran tangkap layar mirip percakapan di grup WA itu dilakukan oknum tidak bertanggung jawab yang sengaja ingin mengacaukan suasana pemilu.

Screenshot atau tangkapan layar percakapan grup Whatsapp (WA) polisi dukung Capres nomor 01, Joko Widodo beredar di media sosial. Secreenshot percakapan ini pun langsung mendapat sanggahan dari Kapolres Bima Kota AKBP Erwin Ardiansah. Dia pun geram lantaran namanya dicatut dan memastikan bahwa konten dalam capture obrolan di Grup WA itu adalah bohong alias hoax
Screenshot atau tangkapan layar percakapan grup Whatsapp (WA) polisi dukung Capres nomor 01, Joko Widodo beredar di media sosial. Secreenshot percakapan ini pun langsung mendapat sanggahan dari Kapolres Bima Kota AKBP Erwin Ardiansah. Dia pun geram lantaran namanya dicatut dan memastikan bahwa konten dalam capture obrolan di Grup WA itu adalah bohong alias hoax ((KOMPAS.com/SYARIFUDIN))

"Ini adalah upaya untuk membuat tidak tertibnya atau mengacaukan suasana pemilu yang hingga saat ini berupaya dijaga oleh Polri. Kami tegaskan bahwa Polri tetap bersikap netral dalam Pemilu 2019. Tugas kami hanya untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi,” ujar Erwin.

Mengenai siapa yang menciptakan konten tersebut, ia dan jajarannya tengah melakukan penyelidikan. “Kita sedang lakukan penyelidikan untuk membongkar hal tersebut," kata Erwin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Group Chat Polisi Dukung Capres 01 Beredar, Kapolres Bima Sebut Hoaks"

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved