Berita HSS

MUI HSS Keluarkan Imbauan Tolak Politik Uang, Hukumnya Haram Sekalipun Berkedok Hadiah

MUI Hulu Sungai Selatan Mengeluarkan surat imbaua Nomor 022/MUI/HSS/111/2019, terkait Pemilu 2019 serentak, Rabu 17 April mendatang.

MUI HSS Keluarkan Imbauan Tolak Politik Uang, Hukumnya Haram Sekalipun Berkedok Hadiah
Protokol dan kehumasan HSS
Silaturahmi MUI HSS 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Hulu Sungai Selatan Mengeluarkan surat imbaua Nomor 022/MUI/HSS/111/2019, terkait Pemilu 2019 serentak, Rabu 17 April mendatang.

Ada lima poin imbauan bagi masyarakat, dalam surat yang dibuat Dewan Pimpinan MUI HSS yang ditandatangani Ketua, TGH Muhammad ridwan Baseri dan Sekretaris Umum, HM Khairani tersebut.

Antara lain, tentang Imbauan agar umat Islam dan masyarakat umunya agar jangan terlibat praktek risywah atau politik uang dalam segala bentuk. Baik sebagai pemberi maupu penerima maupun perantara.

"Ketiganya diancam dengan laknat oleh Allah SWT. Politik uang hukumnya haram, sekalipun menggunakan istilah hadiah, sedekah, hibah, tanda terimakasih, dan istilah lainnyan,"kata tulis MUI HSS.

Baca: Pesan Menyentuh Shaheer Sheikh Usai Peluk & Minta Maaf ke Ayu Ting Ting, Iis Dahlia Pun Komentar

Adapun rincian hukumnya disebutkan, jika diyakini atau diduga kuat oleh pemerima bahwa pemberian dalam bentuk dan alasan apapaun, sebagai kedok menutupi politik uang, hukumnya haram.

Selanjutnya, jika diragukan oleh penerima apakah terkait polituik uang atau bukan, hukumnya syubhat, dan sudah semestinya dihindari, karena hadis-hadis Nabi SAW sangat tegas mewanti-wanti. Hal tersebut. Kemudian, apabila pemberian diyakini oleh penerima tidak ada sangkut pautnya dengan politik uang, hukumnya halal.

"Kepada alim ulama dan para tokoh masyarakat, MUI mengimbau agar terus memberikan pemahaman dan bimbingan kepada masyarakat agar tak terpengaruh ajakan dan tindakan menyimpang dari tuntunan dan syariat Islam.

Sedangkan kepada pengurus partai politik, para caleg, tim sukses, tim kampanye dan seluruh masyarakat agar tak melakukan hal-hal yang bertentangan norma-norma agama, dan hukum yang berlaku seperti antara lain melakukan risywah dengan segala modusnya, ucapan kebencian, menebar berita bohong atau hoax, kampanye hitam, politisasi sara, serta kecurangan lainnya.

Baca: Rahasia Kekasih Gisella Anastasia, Wijaya Saputra Dibongkar Sosok Ini, Rasa ke Eks Gading Marten

 MUI juga mengimbau umat Islam dan masyarakat umumnya berpartisipasimenggunakan hak pilihnya, sesuai hati nurani masing-masing serta saling mengharga terhadap perbedaan.

"Mari bersama-sama menciptakan suasana yang damai dan kondusif serta mengedepankan ukhwah Islamiah persaudaraan sesama muslim dan ukhwah wathaniyah, atau persaudaraan sebangsa dan se Tanah Air serta ukhawah basyariah, atau persaudaraan dalam kemanusiaan,"imbau MUI HSS. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved