Travel

Serunya Wisata River Tubing Meratus di Sungai Alat Hantakan, Sensasi Diayun dan Dihempas Riam Deras

Serunya Wisata River Tubing Meratus di Sungai Alat Hantakan *Diayun dan Dihempas Riam Deras, Sambil Menikmati Hijau Pepohonan

Serunya Wisata River Tubing Meratus di Sungai Alat Hantakan, Sensasi Diayun dan Dihempas Riam Deras
Dok RTB Hantakan untuk BPost Group
Peserta River Tubing Meratus saat berselancar bebas mengarungi sungai Alat di Desa Alat Kecamatan Hantakan, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Sabtu 30 Maret 2019. 

Untuk dokumentasi, jangan khawatir. Tim RTM sudah menyiapkan kamera ponsel, kamera digital SLR serta kamera drone untuk mendokumentasikan perjalanan ber-tubing ria.

Baca: Pembelaan Kepala Dinas Pendidikan Banjar Saat Guru Kontrak Ungkap Modus Praktik Pungutan Liar

Jadi, tak usah membawa kamera apapun, jika tubing ke sungai ini. Di setiap spot jeram ektrem maupun tempat menarik, sudah ada tim foto dan video serta pilot drone yang stanby di tepi sungai di beberapa spot bagus.

Peserta pun bisa membawa pulang foto dan video in action saat tubing.

Juga dilakukan pelemasan sebelum ke air, agar tubuh tak mengalami kram. Hijri, Ketua Tim RTM mengatakan, semua pemandu sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan Resceu.

"Jadi jangan khawatir. Yang tak bisa renangpun, bisa mengikuti olahraga air ini dengan aman, sepanjang menaati aturan kami, mamakai safety. Tiap dua orang, dipandu satu kru kami," ungkap Hijri.

Kegiatan tubing dimulai dari Desa Arangani, sekitar setengah jam perjalanan dari Desa Alat. Sebelum berangkat, kru mengajak doa bersama.

Mencapai Arangani, peserta didampingi tim, naik mobil pikap terbuka. Meskipun mobil pikap, angkutan tersebut cukup tangguh menaklukkan jalan menuju arangani yang penuh tanjakan diserta lubang-lubang.

Dari Desa Arangani, di bawah jembatan gantung, start dimulai.

Sebelumnya, jangan lewatkan berfoto-foto di atas batu besar dengan latar belakang pegunungan. Rombongan kami kemarin start dari Desa Alat mulai pukul 14.00 wita, dan finish di Desa Alat sekitar pukul 17.00 wita.

Usai berselancar bebas dengan ban, ganti pakaian dan istirahat di rumah salah satu kru. Selanjutnya menikmati teh serta mie rebus di warung sekitar.

Halaman
123
Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved