Berita Banjarbaru

Ada Hibah Rp 25 Juta Per Hektare, Daerah Diminta Ajukan Peremajaan Kelapa Sawit di Kalsel

Di Kalimantan Selatan telah ditargetkan sebanyak 4.516 hektare. Dialokasikan di 3 kabupaten yaitu Kabupaten Tanah bumbu Kotabaru dan Tanah laut.

Ada Hibah Rp 25 Juta Per Hektare, Daerah Diminta Ajukan Peremajaan Kelapa Sawit di Kalsel
BANJARMASINPOST.co.id/nia kurniawan
Sekdaprov Haris Makkie membuka Sosialisasi peremajaan kelapa sawit pekebun sumber dana dari badan pengelola dana perkebunan kelapa sawit (bpbd-ks) tingkat provinsi Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sekdaprov Kalsel, H Abdul Haris Makkie mengatakan secara nasional target peremajaan kelapa sawit pekebun tahun 2019 seluas 200.000 hektare.

Sedangkan untuk provinsi Kalimantan Selatan telah ditargetkan sebanyak 4.516 hektare. Dialokasikan di 3 kabupaten yaitu Kabupaten Tanah bumbu Kotabaru dan Tanah laut.

Untuk mencapai target tersebut tentu harus didukung dan disukseskan pelaksanaan di lapangan.

"Mengingat pada tahun 2018 lalu Kalsel yang menargetkan 2090 hektar, sedangkan yang bisa mendapatkan rekomtek hanya 144,74 hektar.e Perlu kerja keras dan kerja sama yang baik untuk mendukung prosesnya," ucap Sekdaprov Kalsel, H Abdul Haris Makkie, Senin (1/4/2019).

Hal itu dia sampaikan saat Sosialisasi peremajaan kelapa sawit pekebun sumber dana dari badan pengelola dana perkebunan kelapa sawit (bpbd-ks) tingkat provinsi dinas perkebunan dan peternakan Kalsel.

Baca: Gangguan Jaringan Internet, UNBK di MA Miftahus Saadah Terpaksa Muara Uya Dipindah ke MTsN

Dia mengatakan sebagai gambaran selama ini upaya pengembangan kelapa sawit dilakukan melalui program pola inti rakyat perkebunan, koperasi kredit primer anggota, dan program revitalisasi perkebunan. Dilaksanakan melalui program inti dan plasma program ini berakhir pada tahun 2017.

Dibeberkannya, perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Selatan saat ini luasnya mencapai 404.231 hektare. Terdiri dari perusahaan besar swasta seluas 311.670 hektar, perkebunan rakyat 86.822 hektar, dan perkebunan besar negara seluas 5.739 hektar.

Sedangkan dari sisi produksi, sebesar 1.325.365 ton dan produktivitas CPO 3.288 kg per hektar. Sedangkan produktivitas intisawit mencapai 896,6 kg per hektare pertahun.

"Angka ini masih kurang dari produktivitas normal yang mencapai 3 sampai 4 ton CPO per hektare per tahun," katanya.

Dukungan pengembangan kelapa sawit melalui kebijakan tersebut di antaranya adalah replanting (peremajaan) tanaman kelapa sawit. kegiatan peremajaan dilakukan dengan mengintegrasikan seluruh aspek dalam pengembangan perkebunan kelapa sawit untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit milik pekebun (masyarakat).

Halaman
12
Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved