Berita Banjarmasin

Penutupan Jembatan Alalak Bakal Berdampak pada Feri Penyeberangan, Motoris Mempersiapkan ini

Jalal bergegas menurunkan sejumlah sepeda motor dari lambung kapal motornya, Minggu (31/3) siang.

Penutupan Jembatan Alalak Bakal Berdampak pada Feri Penyeberangan, Motoris Mempersiapkan ini
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Senin (1/4/2019) 

Misalnya, jika biasanya mereka mulai beroperasi sejak pukul 07.00 hingga 21.00, ke depan akan lebih diperpanjang hingga pukul 22.00 atau 23.00 Wita.

"Karena kalau 1×24 jam, tidak tahan di mesinnya. Jadi hanya mampu segitu saja. Itu pun nanti mesti melihat situasinya lagi," tutupnya .

Lain Jalal, berbeda lagi dengan Muhammad Uwe.

Pasalnya, motoris sekaligus pemilik kapal feri itu berencana akan melayani penumpang 1×24 jam.

"Insya Allah, bila memang imbas penutupan Jembatan Kayu Tangi menimbulkan lonjakan penumpang, kami akan operasi 1×24 jam. Kalau biasa paling dari jam 7 pagi sampai 9 malam " ujarnya.

Berbicara tentang biaya, Uwe mengatakan sebetulnya tak terlalu mahal.

Satu buah sepeda motor bersama penumpangnya hanya dikenakan Rp 2.000.

"Sedangkan jalan kaki paling Rp 1.000," ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved