Berita Tanahbumbu

Tahun Ini Dinkes Tanahbumbu Bangun Empat Puskesmas, Tiga Proyek Dikerjakan Multiyears

Memberikan pelayanan kesehatan secara merata setiap kecamatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanahbumbu terus menyiapkan fasilitas

Tahun Ini Dinkes Tanahbumbu Bangun Empat Puskesmas, Tiga Proyek Dikerjakan Multiyears
Diskominfo Tanahbumbu
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanahbumbu H Damrah berfoto dengan pihak puskesmas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Memberikan pelayanan kesehatan secara merata setiap kecamatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanahbumbu terus menyiapkan fasilitas. Tahun ini setidaknya ada tujuh fasilitas kesehatan, di antaranya puskesmas rencana kembali dibangun.

Berdasar catatan Dinkes, tujuh fasilitas kesehatan empat di antaranya puskemas. Dibangun di Kecamatan Simpang Empat, Mentewe, Giri Mulya dan Teluk Kepayang. Selain unit gawat darurat (UGD) atau transfusi darah serta dua di kelurahan.

Hal itu dikemukakan Kadinkes Tanahbumbu HM Damrah, kemarin kepada banjarmasinpost.co.id. Menurut dia, untuk puskemas kecuali Teluk Kepayang tahun ini akan selesai dikerjakan.

Termasuk pembangunan gedung transfusi, karena menggunakan dana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) pertahun anggaran.

Baca: Syahrini Tampil Perdana Usai Menikah dengan Eks Luna Maya, Jessica Iskandar: Bau Ranjang Pengantin

Baca: Perasaan Ayu Ting Ting dan Ivan Gunawan yang Tersembunyi Diungkap, Igun Cemburu Shaheer Sheikh?

Sedangkan dua rencana pembangunan puskesmas di Simpang Empat dan Mentewe. Target pembangunan selesai pada 2020 karena pembangunan sistem multiyears.

"Tapi sebenarnya Giri Mulya multiyears juga, pekerjaan mulai tahun 2018, tahun ini (2019) selesai," jelas Damrah kepada banjarmasinpost.co.id.

Dirincikannya pembangunan puskemas Simpang Empat dengan anggaran Rp 7,4 miliar, sedangkan Mentewe Rp 10,6 miliar.

Puskemas Giri Mulya Rp 2,2 miliar, Teluk Kepayang Rp 2,1 miliar, dan unit transfusi darah Rp 2,9 miliar.

Tidak cuman itu, tambah Damrah, di wilayah Sebamban, Kecamatan Sungai Loban, tahun ini juga dibangun puskesmas. Namun bersumber dari dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan.

"Cukup besar dananya kurang lebih Rp 24 miliar. Bertahap, tahun ini Rp 12 miliar kemudian tahun selanjutnya. Tapi perusahaan, Dinkes hanya terima barang," ucapnya.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved