Berita Tanahumbu
Imbas Dana BOS Triwulan Pertama Belum Cair, Kepala Sekolah Terpaksa Begini
Kepala sekolah menengah pertama khususnya di wilayah Tahanbumbu harus memutar otak, untuk menutupi operasional kebutuhan sekolah.
Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Kepala sekolah menengah pertama khususnya di wilayah Tahanbumbu harus memutar otak, untuk menutupi operasional kebutuhan sekolah.
Memasuki triwulan kedua 2019, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak kunjung cair.
Tidak adanya kepastian dicairkannya dana BOS triwulan pertama, membuat kepala SMPN gigit jari.
Beberapa sekolah harus cari dana talangan, untuk kebutuhan alat tulis kantor (ATK).
Selain bon ke toko, ada pula harus mengutang ke koperasi sekolah. Untuk pembelian listrik, leding dan keperluan operasional lainnya.
Seperti diungkapkan Kepala SMPN 2 Kusan Hilir, Junaidi.
Ia Membenarkan belum cairnya dana BOS sampai akhir triwulan pertama (Januari-Maret).
Junaidi tidak menepis belum cairnya dana BOS, selain memaksa pihaknya harus menginventarisasi kegiatan yang menjadi skala prioritas.
Seperti kebutuhan ATK, kata Junaidi, sekolah terpaksa harus bon ke toko.
Sedangkan listrik atau sejenisnya, menggunakan sisa dana saldo 2018.
Baca: Viral Vanessa Angel Pakai Hijab & Reaksi Bibi Ardiansyah, Ini Hukum Berhijab Ala Ustadz Abdul Somad
Baca: Suami Sandra Dewi Beli Jet Pribadi, Mantan Reino Barack Dibandingkan dengan Syahrini
Baca: Perlakuan Ayah Ammar Zoni pada Ibu Irish Bella Disorot, Panggilan Ayah Eks Ranty Maria ke Ibu Ibel
Baca: Amalan Jelang Isra Miraj pada 27 Rajab Rabu (3/4), Ini Dzikir yang Dilakukan Nabi Ibrahim AS
"Apabila masih kurang maka menggunakan dana talangan yang sifatnya gotong-royong pegawai sekolah. Secara umum supaya siswa tetap bisa beraktivitas seperti biasanya," jelas Junaidi kepada banjarmasinpost.co.id, kemarin.
Untuk SMPN 2 Kusan Hilir, tambah Junaidi, penerimaan dana bos sesuai jumlah siswa.
Per siswa mendapatkan Rp 1 juta pertahun.
"Siswa kami sekitar 500. Jadi Kami terima dana 3 bulan sekitar 125 juta," ucapnya.
Dana BOS dikeluarkan berjenjang setiap triwulan.
Idealnya di awal triwulan diterima.
"Biasanya lancar-lancar saja dan itu keluar terutama yang lancar triwulan 2, 3 dn 4," pungkasnya kepada banjarmasinpost.co.id.
Senada dikemukakan Kepala SMPN 1 Batulicin, Karyadi.
Ia menjelaskan, total siswa di sekolahnya sebanyak 860 orang, idealnya dana BOS diterima pertahun Rp 860 juta.
Karyadi mengakui penyaluran dana BOS bersumber dari APBN disalurkan pertriwulan oleh pemerintah.
"Tapi ini sekarang sudah 1 April. Berarti perhitungannya sudah masuk triwulan kedua," kata Karyadi.
Sementara untuk triwulan pertama--Januari sampai Maret--belum ada menerina dana BOS. Sedangkan sekolah, tidak kecuali SMPN 1 Batulicin memiliki beban.
Misal, sekolah dicanangkan melaksanakan UNBK.
Sedangkan dana-dana yang diteri kurang, baik komputer maupun server.
Sementara diketahui dana sekolah ada sumber, dana BOS dan BOP.
Sedangkan dana dari sumber tersebut sesen belum ada diterima.
Satu-satunya cara bisa dilakukan, yakni dengan mengutang di koperasi.
Karena kebutuhan sekolah tidak bisa ditunda.
"Koperasi juga dana terbatas. Otomatis mengutang dengan teman-teman. Termasuk saya memberikan hutangan kalau ada uang," ungkap Karyadi.
Sementara operasional sekolah seperti listrik, leding dan wifi.
"Sementara tidak mungkin, seperti listrik (Token). Pulsanya habis tidak bisa ditunda-tunda. Harus diisi," beber Karyadi kepada banjarmasinpost.co.id.
Terpisah, Kepala Bidang Dikdas pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanahbumbu Amiluddin melalui Operator Pengelola BOS Greisinta dikonfirmasi melalui telepon selularnya tidak menepis belum terbayarkannya dana BOS triwulan pertama.
Menurut Sinta, belum dibayarkannya dana BOS triwulan pertama 2019, karena keterlambatan penyaluran dari pemerintah pusat, provinsi ke sekolah.
Ditambahkam Sinta, soal keterlambatan ini pihaknya sudah sering menanyakan ke provinsi.
"Katanya (provinsi), SP2D-nya keterlambatan di Bakuda Provinsi. Belum ada keluar SP2D-nya," tandas Sinta kepada banjarmasinpost.co.id.
BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/20190402helriansyah-kepala-smpn-1-batulicin-tanahbumbu-karyadi.jpg)