Isra miraj 2019

Isra Mi’raj 2019 di 27 Rajab 1440 Hijriyah, Terjemahan Ya Habibal Qolbi Nissa Sabyan, Cinta Rasul

Isra Mi’raj 2019 pada 27 Rajab 1440 Hijriyah, Arti Lirik Lagu Nissa Sabyan Ya Habibal Qolbi tentang Cinta Rasul

Isra Mi’raj 2019 di 27 Rajab 1440 Hijriyah, Terjemahan Ya Habibal Qolbi Nissa Sabyan, Cinta Rasul
instagram @nissa_sabyan
Salah satu lagu populer dibawakan grup musik Sabyan Gambus dengan vokalisnya Nissa Sabyan adalah berjudul Ya Habibal Qolbi tentang pada Cinta Rasulullah SAW. 

Padamu ya Rabbi terkabul semoga

Engkaulah pujaan hati Ya Rasullah

Bersinarlah cahayanya kekasih Allah

Wahai Sang kekasih insan yang terpilih

Sholawat yang tercurah cinta sungguh indah

Pujaan hati ya Rasulallah

Cahaya cinta kekasih Allah

Ya habibal qolbi ya khoirol baroyah

Yali’jit bil haqqi rosulalhidayah

Terjemahan Lirik Lagu Nissa Sabyan berjudul Ya Habibal Qolbi:

Wahai kekasih hati, wahai manusia terbaik

Kau datang kepadaku dengan kebenaran, Rasul pembawa hidayah

Wahai kekasih hati, wahai manusia terbaik

Kau datang kepadaku dengan kebenaran, Rasul pembawa hidayah

 

Wahai Rasul Allah, Wahai Kekasih Allah

Hari kelahiran Mu

Sebagai awal petunjuk bagi umat

Hari kelahiran Mu

Sebagai petunjuk pemberi penerang

Wahai Rasul sesungguhnya engkau pembawa hidayah

Wahai Rasul Allah, Wahai Rasul Allah

Kau datang kepadaku dengan kebenaran

Wahai Rasul Allah, Wahai Kekasih Allah

Wahai pembawa kabar gembira

Wahai Kekasih Allah

Wahai pembawa cahaya kebenaran

Wahai Kekasih Allah

Wahai kekasih hati, wahai manusia terbaik

Kau datang kepadaku dengan kebenaran, Rasul pembawa hidayah

Wahai kekasih hati, wahai manusia terbaik

Kau datang kepadaku dengan kebenaran, Rasul pembawa hidayah

Harapan yang nyata hidup bahagia

Cinta yang utama di hati slamanya

Denganmu ya Rasul rindu tuk bersama

Padamu ya Rabbi terkabul semoga

Engkaulah pujaan hati Ya Rasullah

Bersinarlah cahayanya kekasih Allah

Wahai Sang kekasih insan yang terpilih

Sholawat yang tercurah cinta sungguh indah

Pujaan hati ya Rasulallah

Cahaya cinta kekasih Allah

Wahai kekasih hati, wahai manusia terbaik

Kau datang kepadaku dengan kebenaran, Rasul pembawa hidayah.

  

Sholat 5 Waktu 

Sementara itu, Sholat wajib 5 waktu diketahui menjadi ibadah wajib umat islam setelah Nabi Muhammad SAW melakukan Isra Mi’raj pada 27 Rajab.

Dilansir dari laman Nahdlatul Ulama Online (NU Online) yang tayang pada 19 April 2018, kewajiban salat ini disekapati oleh mayoritas ulama, meskipun mereka berbeda pendapat kapan waktu terjadi Isra Miraj.

Perlu diketahui, kewajiban sholat lima waktu memang baru muncul setelah Isra Mi’raj, tapi bukan berarti sebelum itu Nabi Muhammad tidak pernah mengerjakan shalat.

Sebetulnya kewajiban shalat sudah ada sebelum peristiwa Isra Mi’raj.

Sholat diwajibkan kepada Nabi Muhammad sejak awal diangkat sebagai nabi dan menerima wahyu pertama.

Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam hadis riwayat Ahmad dan Ad-Daraquthni bahwa:

أن جبريل أتاه في أول ما أوحي إليه فعلمه الوضوء والصلاة

Artinya, “Jibril datang kepada Rasul ketika menyampaikan wahyu pertama dan mengajarkan Rasul wudhu’ dan shalat,” (HR Ahmad dan Ad-Daraquthni).

Menurut Ibnu Ishaq, kewajiban shalat dimulai sejak Rasulullah menerima wahyu pertama. 

Bahkan, Rasul dan Khadijah sudah shalat sebelum shalat lima waktu diwajibkan.

Tidak hanya itu, para sahabat juga diperintahkan oleh Rasulullah untuk mengerjakan shalat dan berbuat baik.

Ini dipahami dari hadits yang dikutip oleh Ibnu Rajab Al-Hanbali dalam Kitab Fathul Bari Syarah Shahih Al-Bukhari. Dalam kitab itu, Ibnu Rajab menulis:

وقال ابن عباس: حدثني أبو سفيان في حديث هرقل، فقال يأمرنا، يعني النبي صلى الله عليه وسلم، بالصلاة والصدق والعفاف

Artinya, “Ibnu Abbas berkata, dari Abu Sufyan tentang hadits Herakilius, bahwa Nabi SAW memerintahkan kami shalat, jujur, dan menjaga harga diri.”

Riwayat ini terdapat dalam Shahih Al-Bukhari. Menurut Ibnu Rajab, adanya riwayat ini menunjukkan Rasulullah sejak awal sudah memerintahkan umatnya untuk shalat, berkata jujur, dan menjaga harga diri.

Bahkan ia sendiri juga melakukan hal yang sama sebelum adanya kewajiban shalat lima waktu. Ibnu Rajab menegaskan:

والأحاديث الدالة على أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يصلي بمكة قبل الإسراء كثيرة

Artinya, “Hadits yang menunjukkan Nabi mengerjakan shalat sebelum isra’ sangatlah banyak.”

Berapa Raka’at Shalat sebelum Isra’ Mi'raj?

Dari penjelasan di atas dapat dipahami bahwa perintah mengerjakan shalat sudah ada sebelum peristiwa isra’.

Namun pertanyaannya, bagaimana bentuk shalat yang dikerjakan Rasulullah, berapa rakaat, dan kapan saja waktunya.

Merujuk pada penjelasan Ibnu Rajab dalam Fathul Bari, ulama berbeda pendapat terkait bagaimana shalat Rasul sebelum isra’. Tetapi yang paling penting, seluruh ulama ingin membuktikan bahwa kewajiban shalat sudah ada sebelum isra’.

Doa dan amalan cocok dibaca saat malam Isra Miran Nabi Muhammad SAW.
Doa dan amalan cocok dibaca saat malam Isra Miran Nabi Muhammad SAW. (tribun timur)

Ibnu Rajab menjelaskan:

لكن قد قيل: إنه كان قد فرض عليه ركعتان في أول النهار وركعتان في أخره فقط...وقال قتادة: كان بدء الصلاة ركعتين بالغداة وركعتين بالعشي

Artinya, “Tetapi, ada yang mengatakan bahwa shalat yang diwajibkan pada Rasul pada awalnya adalah dua raka’at shubuh dan dua raka’at waktu malam… Qatadah mengatakan, ‘Shalat pertama kali adalah dua raka’at shubuh dan dua raka’at isya.’”

Dengan demikian, perintah shalat pertama kali tidak langsung lima waktu, tetapi hanya dua kali sehari, yaitu dua raka’at di waktu shubuh dan dua raka’at di waktu isya’.

*Shalat Nabi sebelum Mi’raj

Kemudian masih timbul pertanyaan, kira-kira shalat apa yang dikerjakan Nabi sebelum mi’raj.

Sebagaimana diketahui, sebelum mi’raj, Rasulullah berhenti di Baitul Maqdis untuk mengerjakan shalat.

Hal ini seperti dikisahkan dalam banyak hadits isra’ mi’raj. Salah satu penggalan hadits tersebut adalah:

ثُمَّ دَخَلْتُ الْمَسْجِدَ فَصَلَّيْتُ فِيهِ رَكْعَتَيْن

Artinya, “Kemudian Rasul masuk masjid dan shalat dua rakaat.”

Ali Mula Al-Qari dalam Mirqatul Mafatih pada saat menjelaskan hadits ini mengatakan:

أي: تحية المسجد، والظاهر أن هذه في الصلاة التي اقتدى به الأنبياء وصار فيها إمام الأصفياء

Artinya, “Maksudnya, shalat tahiyatul masjid. Secara lahir, inilah shalat yang diikuti oleh para Nabi, sehingga Nabi Muhammad menjadi imamnya para Nabi.”

Merujuk pendapat Mula Al-Qari, shalat yang dikerjakan Nabi di Baitul Maqdis adalah shalat tahiyatul masjid dan jumlah raka’atnya dua raka’at.

Dengan demikian, kewajiban shalat sudah ada sebelum isra’ mi’raj, meskipun jumlahnya tidak seperti shalat lima waktu.

Begitu pula kewajiban wudhu. Cara wudhu dan shalat ini diajarkan langsung oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas.

6 Amalan Baik di Bulan Rajab

Bulan Rajab 1440 H dimulai pada 8 Maret 2019 silam.

Bulan Rajab dikategorikan sebagai bulan haram (bulan mulia) selain bulan ramadhan bersama Dzul Qa'dah, Dzul Hijjah, Muharram.

Karena kemuliannya itu pula, umat muslim seyogyanya memperbanyak amalan-amalan di bulan ini.

Melansir artikel Tribun Jogja dengan judul Enam Amalan Mulia di Bulan Rajab berikut ibadah yang bisa dilakukan :

1. Memperbanyak Sayyidul Istighfar

Umat muslim dianjurkan untuk banyak memohon ampun atas dosa-dosanya di bulan Rajab.

Salah satu amalan yang dianjurkan adalah membaca sayyidul istighfar saat pagi dan sore.

Barang siapa yang membaca ini dan meninggal, maka ia masuk surga.

Adapun bacaan sayyidul istighfar adalah:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ وَأَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَعْتَرِفُ بِذُنُوبِي فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Ya Allah, Engkaulah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau sudah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan berusaha selalu ta’at kepada-Mu, sekuat tenagaku Yaa Allah. Aku berlindung kepada-Mu, dari keburukan yg kuperbuat. Kuakui segala nikmat yang Engkau berikan padaku, dan kuakui pula keburukan-keburukan dan dosa-dosaku. Maka ampunilah aku ya Allah. Sesungguhnya tidak ada yg bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.”

2. Berpuasa

Beberapa berpendapat bahwa hadits yang meriwayatkan puasa di bulan Rajab adalah dhaif, sehingga bila dilakukan adalah bid'ah.

Namun ada pula yang berpendapat bahwa puasa Rajab hukumnya sunah, bila dilaksanakan di waktu-waktu yang tidak dilarang.

Seperti TribunJogja.com kutip dari Tebu Ireng Online, ada beberapa riwayat yang menerangkan keutamaan puasa Rajab.

Puasa tanggal 1 Rajab sama dengan menghapus dosa 3 tahun.

Puasa tanggal 2 sama dengan menghapus dosa 2 tahun.

Puasa tanggal 3 sama dengan menghapus dosa 1 tahun.

Adapun niat puasa Rajab adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghadin fi syahri rojabi sunatan lillahi ta'alaa.

3. Memperbanyak Doa

Saat memasuki bulan Rajab, Rasulullah SAW membaca doa ini:

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ وَاَعِنَّا عَلَى الصِّيَامِ وَالْقِيَامِ

Allohumma baarik lanaa fii rojaba wa sya'banaa wa ballighnaa romadhonaa

Artinya:
"Ya Allah berilah kami keberkahan di bulan Rojab dan Sya'ban dan sampaikan kami pada bulan Romadhon."

4. Membaca Istighfar Rajab

Banyak di antara kita mungkin masih sedikit asing dengan bacaan Istighfar Rajab.

Namun bila membaca setidaknya dua atau empat kali Istighfar Rajab di dalam hidupnya, niscaya Allah akan mengampuni dosanya, meskipun ditetapkan akan masuk neraka.

5. Bacaan Terakhir Bulan Rajab

Di hari Jumat terakhir bulan Rajab saat khotib salat jumat duduk di antara dua khutbah, maka seorang muslim dianjurkan untuk membaca doa ini sebanyak 35 kali:

اَحْمَدُ رَسُوْلُ اللّٰهِ ، مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللّٰهِ × ٣٥

Bila membaca doa tersebut, insyaallah sakunya tidak akan sepi dari uang, asalkan diiringi dengan usaha yang sungguh-sungguh.

6. Doa Pagi dan Sore

Setelah salat Subuh dan Maghrib, hendaknya seorang muslim membaca doa ini sebanyak 70 kali sambil mengangkat tangan, agar terhindar dari api neraka.

ربِّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ

Itulah ulasan seputar shalat Nabi Muhammad sebelum peristiwa Isra Mi'raj dan amalan-amalan baik di bulan Rajab untuk menambah pundi-pundi pahala kita.

Artikel ini disadur dari www.nu.or.id

(banjarmasinpost.co.id/noor masrida)

Penulis: Noor Masrida
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved