Pengakuan Ustadz Abdul Somad Pernah Ambil Uang Haram Saat Ceramah Peringatan Isra Mi'raj

Ini pengakuan Ustadz Abdul Somad pernah mengambil uang haram saat ceramah peringatan Isra Mi'raj 2019, Senin (1/4/2019).

Pengakuan Ustadz Abdul Somad Pernah Ambil Uang Haram Saat Ceramah Peringatan Isra Mi'raj
capture/youtube
Ustadz Abdul Somad 

Hikmah Isra Mikraj Menurut UAS

Peristiwa Isra Mi'raj yang dialami Nabi Muhammad SAW pada tanggal 27 Rajab merupakan peristiwa besar bagi umat islam.

Pada malam Isra Mi'raj tersebut, Nabi Muhammad SAW mengalami perjalanan luar biasa yang menjadi sejarah awal mula turunnya perintah shalat 5 waktu bagi umat muslim.

Lalu apa saja peristiwa yang disaksikan oleh Nabi Muhammad SAW malam itu?

Ustadz Abdul Somad pernah menyampaikannya lewat sebuah ceramah.

Dilansir banjarmasinpost.co.id dari laman Tribun Lampung yang mengutip kanal Youtube FSRMM TV,(tayang 14 Maret 2019), UAS menyampaikan, di dalam perjalanan saat Isra Miraj, Nabi Muhammad SAW melihat sekelompok orang yang memanen tanaman padahal tanaman tersebut baru ditanam.

Nabi Muhammad SAW merasa heran melihat pemandangan itu.

"Nabi bertanya ke malaikat Jibril. Itu apa? Jibril menjawab: Itulah orang yang berjihad fisabilillah dengan harta. Berinfak, bersedekah," ujar Ustadz Abdul Somad.

Menurut Ustadz Abdul Somad, orang yang bersedekah ibarat orang yang baru panen lalu tumbuh lagi tanamannya pada saat itu juga.

Sehingga tak putus-putus amalannya biarpun sudah meninggal dunia.

"Kalo meninggal dunia, panen panen, tak putus. Kalo bapak ibu pengen panen, tumbuh lagi, selesai tausiah, datang ke ketua masjid, sumbang pembangunan untuk masjid," ujar Ustadz Abdul Somad.

Menurut Ustadz Abdul Somad, itulah yang dibawa mati.

Ustadz Abdul Somad mengatakan, harta tidak dibawa mati.

"Rumah besar tinggal, motor besar tinggal. Yang dibawa mati adalah dua kotak keramik, tiga sak semen (yang disumbang ke masjid)," beber Ustadz Abdul Somad.

Ustadz Abdul Somad mengatakan, dikisahkan di dalam Alquran mengenai orang yang telah mati pun ingin bersedekah jika ia dihidupkan kembali.

"Orang mati ditanya Allah SWT, kalau mau balik lagi ke dunia mau apa?" cerita Ustadz Abdul Somad.

"Maka orang mati menjawab: Saya mau bersedekah," tutur Ustadz Abdul Somad.

"Ternyata orang mati kalo ditanya tidak ada ingin haji, tapi ingin bersedekah," ujar Ustadz Abdul Somad.

Menurut Ustadz Abdul Somad, alasan orang mati ingin bersedekah jika dihidupkan kembali, karena orang mati itu langsung menengok pahala sedekahnya di kubur.

Itulah, kata Ustadz Abdul Somad, yang disebut nabi sedekah jariyah.

Ustadz Abdul Somad mengutarakan, orang mati hanyalah santapan cacing tanah di dalam kubur.

"Anda (setelah mati) hanyalah setumpuk daging busuk yang jadi santapan cacing tanah. Oleh karena itu duit yang masuk ke kotak amal itulah yang kekal abadi dibawa ke Allah SWT," kata Ustadz Abdul Somad.

Menurut Ustadz Abdul Somad, apa yang kita makan akan membusuk, pakaian yang kita beli akan lapuk.

"Yang kau pakai lapuk, yang kau makan busuk, yang kau sedekahkan itulah yang kau bawa mati menghadap Allah," jelasnya.

Ustadz Somad lalu memberi teladan kepada para jemaahnya mengenai sedekah.

Ia menyumbangkan 100 sak semen ke masjid tempatnya berceramah untuk pembangunan masjid tersebut.

"Saya ndak ada duit bersedekah jadi saya kasih 100 sak semen. 100 sak semen itulah yang bisa menolong saya," ucap Ustadz Abdul Somad.

Ustadz Abdul Somad pun berpesan kepada para lelaki yang mengaku sebagai orang kaya.

Menurutnya, lelaki yang kaya bukanlah lelaki yang menggunakan barang-barang mewah.

"Hai laki-laki menunjukkan kaya bukan dengan pakai jam rolex, bukan pakai cincin emas, tunjukkan kaya bukan dengan celana mahal. Kalau kau memang kaya, datang ke masjid ini, selesaikan pembangunan masjid ini," kata Ustadz Abdul Somad.

Begitulah hikmah yang didapat dari pengalaman Nabi Muhammad SAW saat mengalami peristiwa Isra Mi'raj menurut ceramah Ustadz Abdul Somad.

Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Pengakuan Ustaz Abdul Somad Makan Uang Haram Rp 1 Juta, Diberi Bingkisan Berupa Kain Sarung

Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved