Pulau Paling Berbahaya di Dunia Ada di Myanmar, Pernah Menewaskan 500 Tentara Jepang

Namun, berjarak sekitar 856 kilometer ke arah utara, ada satu pulau yang tidak kalah berbahaya.

Pulau Paling Berbahaya di Dunia Ada di Myanmar, Pernah Menewaskan 500 Tentara Jepang
earthtripper
penduduk lokal Pulau Ramree bukanlah manusia seperti di Pulau Sentinel Utara, melainkan buaya air asin. 

Buaya air asin yang mendiami kawasan hutan bakau di Pulau Ramree merupakan jenis terbesar di antara spesies buaya lainnya.

Dilansir dari Theculturetrip, menurut National Geographic, buaya ini bisa memiliki bobot hingga satu ton dan panjang tujuh meter.

Memang fakta seputar penghuni Pulau Ramree seolah sudah cukup untuk menggambarkan betapa berbahayanya Pulau Ramree ini.

Namun satu hal yang menarik adalah kisah sejarah mengenai terbunuhnya 500 tentara Jepang di pulau ini selama Perang Dunia II (PD II).

Terbunuhnya tentara Jepang dahulu bukan karena kontak senjata dengan pasukan musuh.

Dikisahkan selama pertempuran PD II di Ramree, pasukan Inggris berhasil mengusir sekelompok pasukan tentara Jepang ke dalam hutan.

Berdasarkan catatan tangan pertama, diketahui bahwa hanya sekitar 500 orang dari jumlah tentara kurang-lebih 1.000 orang yang berhasil keluar dengan selamat dari kawasan hutan Pulau Ramree.

Sementara sebanyak kurang-lebih 500 orang atau sekitar setengah dari sekitar 1.000 tentara yang masuk dalam hutan Pulau Ramree menjadi mangsa penduduk pulau itu atau buaya air asin.

Peristiwa ini sekarang ada dalam catatan Guinness Book of World Records untuk angka kematian terbanyak dalam serangan buaya.

Tentu sejarah pulau ini semakin memantapkan Pulau Ramree sebagai salah satu pulau paling berbahaya di dunia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pulau Paling Berbahaya di Dunia, Salah Satunya Ada di Myanmar"

Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved