Penutupan Jembatan Alalak

Kepala Sekolah Harapkan Guru-gurunya Bisa Berangkat Lebih Awal Hindari Kemacetan

Kepala SMPN 2 Alalak Widodo, menjelaskan dampak penutupan jembatan Sungai Alalak I mulai terasa.

Kepala Sekolah Harapkan Guru-gurunya Bisa Berangkat Lebih Awal Hindari Kemacetan
BPost Cetak
BPost edisi cetak Rabu (3/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Kepala SMPN 2 Alalak Widodo, menjelaskan dampak penutupan jembatan Sungai Alalak I mulai terasa.

Ada tiga sampai empat guru yang tinggal di Banjarmasin terlambat mengajar.

“Semua mengaku terkena macet. Kalau saya tidak terkena macet karena rumah di Kompleks Griya Permata Batola,” katanya.

Baca: Penutupan Jembatan Alalak, Pengendara Sampai Teriak Terjebak Antrean Menuju Banjarmasin

Baca: Nikita Mirzani Jodohkan Billy Syahputra dengan Cewek Lain Saat Masih Pacari Hilda Vitria

Baca: Raffi Ahmad Tepergok Godain Cewek Lain, Anak Nagita Slavina, Rafathar Bereaksi yang Tak Terduga

Sementara ini, dia bisa memakluminya.

Namun untuk hari berikutnya tak boleh ada lagi guru yang terlambat.
Mereka harus berangkat lebih awal.

“Kalau perlu subuh berangkat. Mudah-mudah guru kami bisa menyesuaikan dengan kondisi macetnya jembatan,” katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved