Kriminalitas Internasional

Lakukan Skandal Mengejutkan Dunia. Najib Razak, Mantan PM Malaysia Ini Bakal Hadapi Sidang Ini

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dijadwalkan bakal menjalani sidang skandal finansial yang mengejutkan dunia pada Rabu (3/4/2019).

Lakukan Skandal Mengejutkan Dunia. Najib Razak, Mantan PM Malaysia Ini Bakal Hadapi Sidang Ini
AFP/Mohd Rasfan
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak tiba di kompleks pengadilan Duta di Kuala Lumpur, pada Rabu (4/7/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALA LUMPUR - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dijadwalkan bakal menjalani sidang skandal finansial yang mengejutkan dunia pada Rabu (3/4/2019).

Najib dituduh telah melakukan korupsi sebanyak 681 juta dollar AS, sekitar Rp 9,6 triliun, dalam skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

1MDB awalnya merupakan perusahaan yang didirikan pada 2009 untuk mendorong inisiatif strategis guna pembangunan ekonomi jangka panjang Malaysia.

Namun seperti diwartakan BBC, dana itu diselewengkan dan dipakai untuk membiayai kehidupan foya-foya, syuting film Hollywood, hingga membeli yacht mewah.

Baca: Bergaya Hidup Mewah dengan Mobil Lamborghini, Selebgram Ini Ditangkap atas Dugaan Pencucian Uang

Baca: KPK Temukan 2 Kontainer Berisi Uang dan 82 Kardus Uang Diduga untuk Serangan Fajar Bowo Sidik

Baca: Jelang Pencoblosan Pilpres 2019 - Pemilih Cewek Jokowi Meningkat Lalu Pemilih Pria Prabowo Menanjak

Najib yang total sudah mendapat 42 dakwaan korupsi dan pencucian uang dengan sidang yang awalnya diajdwalkan berlangsung 12 Februari lalu.

Namun, sidang itu mengalami penundaan karena kubu Najib mengajukan banding. Selain Najib, Malaysia juga mengajukan tuntutan kepada Goldman Sachs.

Rakasaa investasi Amerika Serikat (AS) yang berbasis di Wall Street itu dituduh telah menipu investor dengan mengumpulkan uang guna 1MDB.

Goldman kemudian membantah tuduhan tersebut, dan menegaskan siap melawan tuntutan yang diberikan. Begitu juga dengan bantahan dari Najib.

Dalam sidang perdana Rabu ini, materi bakal difokuskan kepada dakwaan 42 juta ringgit, sekitar Rp 146,2 miliar, ditransfer dari SRC Internasional ke rekening pribadi Najib.

Kasus itu meiiputi tiga dakwaan pencucian uang, tiga dakwaan pelanggaran kepercayaan, dan tiga dakwaan penyalahgunaan jabatan yang dibantah Najib.

Selain Najib, otoritas Malaysia juga mengincar Low Taek Jho, seorang pengusaha yang memainkan peran kunci dalam kesepakatan 1MDB.

Dia diduga mengalihkan uang itu bagi dirinya sendiri dan kelompoknya. Saat ini, pengusaha berusia 37 tahun itu belum diketahui keberadaannya.

Setidaknya ada enam negara termasuk AS dan Singapura yang membuka penyelidikan terkait tuduhan korupsi dan pencucian uang terkait 1MDB.

Skandal tersebut menjatuhkan Najib dan koalisi Barisan Nasional dari mentor politiknya, Mahathir Mohamad yang diusung Pakatan Harapan, dalam pemilu Mei 2018 lalu.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved