Berita Banjarmasin

Banjarmasin Menuju Kota Layak Anak, Libatkan 87 Instansi dan Lembaga untuk Konvensi Hak Anak 

Sebanyak 87 lembaga dan instansi di Kota Banjarmasin diwajibkan mengetahui dan memberikan hak anak.

Banjarmasin Menuju Kota Layak Anak, Libatkan 87 Instansi dan Lembaga untuk Konvensi Hak Anak 
(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina membuka acara Pelatihan Konvensi Hak Anak 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - 87 lembaga dan instansi di Kota Banjarmasin diwajibkan mengetahui dan memberikan hak anak. Pasalnya, hal itu didasari dalam proses Kota Banjarmasin menjadi Kota Layak Anak. 

 Para perwakilan dari instansi dan lembaga dilatih untuk memahami konvensi hak anak. Mereka mengikutu terhitung sejak Kamis (4/4/2019) hingga Jumat (5/4/2019).

 Mereka yang dilibatkan dalam pelatihan tersebut, ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlingdungan Anak (PPPA)  Kota Banjarmasin,  Iwan Fitriyadi adalah limbaga atau instansi yang kesehariannya tak lepas dari anak. Selain itu, seringkali berinteraksi dengan anak.

Baca: Video Reino Barack Suami Syahrini Soal Umbar Cinta Dibahas Feni Rose, Singgung Cincin Berlian

Baca: Daarut Tauhid Peduli Kalsel Gelar Seminar Bentuk Keluaga Qurani, Hadirkan Bunda Astri Ivo

Baca: Gomes Harapkan Dukungan Warga Banua Jelang Kalteng Putra vs Arema FC di Leg 2 Piala Presiden 2019

Baca: Ini Niat Puasa Sunnah & Keutamaan Bulan Syaban 2019 yang Jatuh Pada 7 April Mendatang

 "Memang saat ini Banjarmasin sudah mendapatkan predikat Kota Layak Anak tingkat Madya. Pelatihan ini juga sebagai bentuk evaluasi untuk nanti ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

 Dalam meningkatkan peringkat tersebut, Iwan mengatakan perlu ada perhatian lebih. Syaratnya di antaranya tenaga pendidik, tenaga kesehatan masyarakat dan lembaga lainnya pernah mengikuti pelatihan mengenai hak anak.

 Selain itu sebutnya, saat ini Banjarmasin juga sudah menetapkan puluhan sekolah sebagai sekolah ramah anak dan 26 Puskesmas yang juga ditetapkan sebagai Puskesmas Ramah Anak.

 Ada pula yang menjadi ruang bermain anak yang telah mendapatkan sertifikat oleh kementrian, yakni di Taman Kamboja, Banjarmasin. Bahkan 12 kantor kelurahan di Banjarmasin pun juga dibuat ramah anak.

 Pada pelatihan kali ini, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina meresmikan kegiatan. Ia mengapresiasi adanya pelatihan tersebut. Sehingga ke depannya lebih banyak instansi yang mengerti dan menjalankan hak anak di Banjarmasin.

 “Kami ingin anak-anak di Kota Banjarmasin ini mandapatkan 10 hak anak yang ada di dalam konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),” ucap Ibnu.

 Hak tersebut di antaranya, hak untuk bermain, berpendidikan, mendapatkan perlindungan, mendapatkan identitas dan mendapatkan status kebangsaan. Serta hak kesamaan dan mendapatkan rekreasi.

Baca: Pohon Bakau di Area Bandara Gusti Sjamsir Alam Diratakan, Ini Alasan Pihak Bandara

 Melalui acara itu ujarnya, perwakilan dari lembaga dan instansi bisa mendapatkan pengetahuan secara bersama. Sehingga akhirnya hak anak pun bisa dipenuhi sebaik-baiknya.

 Ia sebutkan pula, tahun ini Banjarmasin diharapkan bakal mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak tingkat Nindya. Terlebih dua tahun berturut-turut, kota seribu sungai ini mendapatkan penghargaan KLA tingkat Madya. (banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved