Melihat Perjuangan Atlet Difabel Banua

Juara Dunia Cabang Atletik, Muhammad Ihsan Dapat Rumah dan Umrohkan Ibu Tercintanya

Usianya masih muda namun Muhammad Ihsan (17) sudah menyandang gelar juara dunia dicabang atletik.

Juara Dunia Cabang Atletik, Muhammad Ihsan Dapat Rumah dan Umrohkan Ibu Tercintanya
Istimewa
M Ihsan Ateltik Soina Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Usianya masih muda namun Muhammad Ihsan (17) sudah menyandang gelar juara dunia dicabang atletik.

Prestasi itu dia raih saat ikut ajang Special OlympicsWorld Summer Games (SOWSG) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab akhir Maret 2019 lalu. SOWSG merupakan olahraga khusus atlet mengalami tuna grahita atau penyandang disabilitas intelektual mental ini se dunia.

Lelaki kelahiran Sawahan Tanah Laut 6, Marat 2002 ini meraih dua medali emas dicabang lari 200 meter dan lompat jauh.

Sekilas Ihsan memang tidak cacat fisik, namun dia memiliki kelemahan terkait IQ-nya. Manusia normal umumnya memiliki IQ di atas 100. Namun Ihsan berada dibawah antara 59-63.

Baca: Derita Kelainan Otak, Fauzi Lakukan Tolak Peluru Paling Jauh di ASEAN Para Games

Baca: Raih Dua Emas di Bukit Jalil, Malaysia, Yahya Jadi Andalan Timnas Sepakbola CP Indonesia

Baca: Keterbatasan Fisik dan Mental Tak Menghalangi Atlet Kalsel Ini Berprestasi dan Menginspirasi Dunia

Dengan skor IQ di bawah rata-rata, seorang siswa berkebutuhan khusus. Kelemahan Ihsan inilah yang membuat dia masuk dalam kontingen paralimpik asal Banua lalu membela Indonesia meraih prestasi diajang Internasional.

Ihsan mengaku dia awalnya bukanlah atlet lari melainkan atlet bulutangkis sejak kelas 3 SDLB lalu pindah ke atletik mulai jelas 5 SDLB.

"Awalnya jadi pindah ada juga teman Ihsan yang main bukutangkis karena dia lebih jago lalu saya mengalah ikut atletik," kata putra (alm) Hamidan dan Lisnawati ini.

Ihsan pun ikut latihan atletik dibawah bimbingan sang pelatih M Nor di kawasan Pertasi Kencana Pelaihari tiga kali dalam satu Minggu.

Ternyata hasil mengalah pindah ke atletik Ihsan berbuah manis dia mampu meraih berbagai prestasi termasuk yang di Abu Dhabi.

Selama ikut kejuaraan di Abu Dhabi Ihsan mengaku nyalinya sempat ciut mengingat pesertanya dari seluruh dunia. Ihsan bahkan kaget melihat atlet Ghana dan Costarika yang memiliki postur tubuh tinggi.

Halaman
12
Penulis: Khairil Rahim
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved