Berita Kabupaten Banjar

Desa Pelosok di Kabupaten Banjar Ini Sekarang Miliki BTS, tapi Segini Kekuatan Sinyalnya

Blank spot area (BTA) yang selama ini mengungkungi Desa Parawanbawah, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar

Desa Pelosok di Kabupaten Banjar Ini Sekarang Miliki BTS, tapi Segini Kekuatan Sinyalnya
Kominfo Kabupaten Banjar
Bupati Banjar H Khalilurrahman saat melakukan ujicoba sinyal telepon selular di wilayah Desa Paramasanatas, beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Blank spot area (BTA) yang selama ini mengungkungi Desa Parawanbawah, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), kini mulai berakhir. Ini menyusul telah terbangunnya based transciever station (BTS) di desa setempat.

Informasi diperoleh, pengoperasian BTS tersebut rencananya akan diresmikan oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Minggu (07/04/2019). Namun signal-nya dikabarkan masih lemah sehingga percakapan via telepon selular masih kerap terputus.

Jangkauan radius signal masih terbatas di sekitar lokasi BTS, masih belum mencapai rentang jarak kilometer. "Palingan cuma 100 meter dari BTS yang lumayan lancar untuk nelpon. Perlu dikuati lagi kekuatan sinyalnya," ucap seorang warga Paramasanbawah ketika berada di Kandangan (Kabupaten Hulu Sungai Selatan) saat dihubungi.

Dikonfirmasi mengenai hal itu, Kepala Desa Paramasanbawah, Suwardi, tak menepis. "Iya benar, sinyalnya memang masih belum kuat. Memang benar hanya sekitar radius 100 meter jangkauan sinyalnya," akunya yang juga sedang berada di Kandangan menjenguk keluarga.

Baca: VIDEO - Siswa SD di Kabupaten Tanahlaut ini Terpaksa Hirup Debu Selama Tiga Tahun

Baca: LIVE RCTI! Link Live Streaming Southampton vs Liverpool di Liga Inggris Malam Ini, Cek Cara Nonton

Baca: Jelang Debat Kelima Pilpres 2019 Capres Jokowi vs Prabowo, Ini 5 Fakta Kampanye Capres & Cawapres

Sekadar diketahui, meski secara administratif masuk wilayah Banjar, namun akses jalan menuju wilayah Kecamatan Paramasan mudah melalui Kandangan. Itu pun perlu waktu puluhan menit.

Suwardi mengatakan BTS di kampungnya terletak di Dusun Bancing tak jauh dari kantor desa. "Harapan kami pihak jaringannya diperkuat lagi apakah melalui penambahan peralatan atau mungkin membangun BTS lagi karena wilayah desa kami cukup luas," tandasnya.

Di desanya terdapat sebelas dusun yang letaknya berjauhan dan sebagian dipisahkan oleh pegunungan. "Jadi, sementara ini meski di wilayah desa kami sudah ada BTS, namun di dusun lainnya tetap belum tersentuh sinyal. Sedangkan di Dusun Bancing saja sinyalnya juga belum menjangkau seluruh area," tandasnya.

Meski begitu Suwardi mengaku senang dan berterima kasih kepada pemerintah daeah dan pihak terkait lainnya yang telah membangun BTS di desanya. Setidaknya saat ini sebagian warganya telah bisa memanfaatkan komunikasi selular (nirkabel) meski masih sebatas untuk telepon dan SMS (short message service).

Terpisah, Camat Paramasan Syafruddin ketika dihubungi juga mengakui sinyal BTS di Paramasanbawah masih lemah. "Masih di seputaran area BTS-nya saja kekuatan sinyalnya. Kalau dihitung radius jarak sinyalnya mungkin hanya 100 meter saja," tanadasnya.

Dirinya juga berharap kekuatan sinyal BTS tersebut bisa diperkuat lagi. Pasalnya saat ini telekomunikasi yang cepat telah menjadi kebutuhan kehidupan masyarakat modern. Bahkan keberadaan fasilitas jaringan telepon nirkabel tersebut juga mampu menumbuhkan dan meningkatkan perekonomian.

"Pihak vendor tak perlu risau, masyarakat di Kecamatan Paramasan mampu kalau untuk sekadar membeli pulsa atau kuota internet. Warga di sini umumnya juga telah punya telepon selular hanya saja menggunakannya saat berada di daerah lain yang ada sinyalnya," sebut Syafruddin.

Beberapa waktu lalu Kepala Dinas Komuniksi, Informasi, Statistik dan Persandian (KISP) Banjar HM Farid Soufian mengatakan Pemkab Banjar terus berupaya mengatasi keterisolasian wilayah terpencil, seperti Paramasan.

Pihaknya bekerjasama dengan Badan Aksesibilitas Komunikasi dan Informatika (BAKTI), Kementerian Kominfo, pada pengujung 2018 telah berhasil membangun empat unit BTS. Lokasinya yakni di Desa Kiram (Kecamatan Karangintan), Rantaubalai (Aranio), dan di Paramasanatas serta Paramasanbawah (Paramasan).

Pada tahap awal, layanan yang diberikan masih sebatas untuk keperluan menelepon dan mengirim SMS. Namun selanjutnya kelak jika pengguna makin banyak layanan akan ditingkatkan seperti untuk internetan.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved