Berita Banjarmasin

Jadi Salah Satu Syarat Uji KIR, Mobil Angkutan yang Tak Memasang Stiker Akan Dapat Tindakan ini

KEPALA Dinas Perhubungan Kalsel, Rusdiansyah, menegaskan pengawasan untuk mobil angkutan yang belum dilengkapi alat atau stiker alat pemantul cahaya

Jadi Salah Satu Syarat Uji KIR, Mobil Angkutan yang Tak Memasang Stiker Akan Dapat Tindakan ini
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Sabtu (6/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - KEPALA Dinas Perhubungan Kalsel, Rusdiansyah, menegaskan pengawasan untuk mobil angkutan yang belum dilengkapi alat atau stiker alat pemantul cahaya itu merupakan tugas dari Polri dan Dinas Perhubungan.

“Kita akan pelajari lebih lanjut peraturan direktur jenderal Perhubungan Darat No: SK.5311/AJ.410/DRJ/2018 tentang pedoman teknis alat pemantul cahaya tambahan pada kendaraan bermotor, kereta gandengan dan kereta tempelan tersebut. Jika ada mobil angkutan bandel tak memasang stiker pemantul cahaya sesuai tenggang waktunya, maka pasti kita tindak bersama kepolisian,” kata Rusdiansyah.

Menurut Rusdiansyah, pemasangan stiker alat pemantul cahaya itu juga sebagai salah satu syarat untuk uji KIR kendaraan angkutan.

Jika tidak ada stiker alat pemantul cahaya, maka tak akan dilayani proses uji KIR.

Baca: Dibawa Kakek ke Perkampungan Makhluk Ghaib, Sabur Ditemukan Linglung Sendirian di Gambut

Baca: Mobil Angkutan Wajib Memasang Stiker Pemantul Cahaya, ini Salah Satu Tujuannya

Baca: Gisella Anastasia Akui Dipandang Bak Hewan Taman Safari Usai Ceraikan Gading & Pacari Wijaya Saputra

Baca: Shaheer Sheikh Jawab Tudingan Settingan Mesra Bareng Ayu Ting Ting Saat Teman Ivan Gunawan Umrah

Baca: Sandiwara Luna Maya dan Rina Nose Tentang Pernikahan Syahrini-Reino Barack, Mungkinkah Betulan?

“Mudah sekali memasang stiker pemantul cahaya. Apa susahnya,” kata Rusdiansyah.

Rusdiansyah mengharapkan semua dealar mobil di Kalsel dan pengusaha angkutan di Kalsel wajib berpartisipasi untuk pemasangan stiker alat pemantul cahaya pada 2019 ini.

Dishub juga akan mengkomunikasikan ke dealer untuk membantu pemasangan stiker pemantul cahaya tersebut.

“Kita harapkan saat dealer mengeluarkan mobil angkutan baru langsung memasang stiker alat pemantul cahaya tersebut. Harga stiker pemantul cahaya juga tidak mahal hanya sekitar Rp 35 ribu per meter,” katanya.

Dari pemantuan Rusdiansyah sebaran mobil angkutan terbanyak di Kalsel itu di jalan nasional, yakni A Yani 1 sampai Tanjung, Kabupaten Tabalong.

Stiker pemantul cahaya itu akan terlihat pada jarak 200 meter dari jarak mobil satu dengan mobil lainnya.

“Alat pemantul cahaya ini tidak menyilaukan mata karena sudah diuji. Secara psikologis, ada cahaya yang memantul akan memancing perhatian kita,” katanya.

Pengurus Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Ali Musa Siregar, mengakui selama ini banyak sekali truk-truk parkir tanpa ada rambu-rambu dari belakang sehingga banyak sekali kecelakaan tunggal atau tabrak dari belakang.

“Sebanyak 1.500 truk angkutan anggota Aptrindo siap kita pasangi alat pemantul cahaya,” katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved