Berita Tapin

Jelang Ramadan, Camat Bungur Pertemukan Warga dengan Pengelola Warung Malam dan Cafe

Warga Desa Bungur, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan mendatangi Kantor Kecamatan Bungur di Jalan By Pass Rantau,

Jelang Ramadan, Camat Bungur Pertemukan Warga dengan Pengelola Warung Malam dan Cafe
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Camat Bungur, Soegian Noor memfasilitasi pertemuan warga Desa Bungur dengan pengelola warung malam dan karaoke di Aula Kantor Kecamatan Bungur, Sabtu (6_4_2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Warga Desa Bungur, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan mendatangi Kantor Kecamatan Bungur di Jalan By Pass Rantau, Sabtu (6/4/2019).

Kedatangan warga Desa Bungur itu untuk dipertemukan dengan pengelola warung malam dan Cafe yang berbisnis di wilayah Desa Bungur.

Camat Bungur, Soegian Noor mengatakan kehadiran warga Desa Bungur untuk bermusyawarah meminta pengelola warung malam dan cafe menyepakati hasil pertemuan sebelumnya pada 24 Januari 2019 lalu.

"Pertemuan masyarakat dengan para pengelola warung malam dan cafe di Kecamatan Bungur itu hanya tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Diperlakukan bak Satwa di Kebun Binatang, Gisella Anastasia Curhat dan Sebut Mirip Pelaku Kriminal

Baca: Ashanty Ungkap Ingin Operasi Plastik? Istri Anang & Ibu Sambung Aurel Hermansyah Kesal dengan Ini

Baca: Diperlakukan bak Satwa di Kebun Binatang, Gisella Anastasia Curhat dan Sebut Mirip Pelaku Kriminal

Baca: Solusi Syahrini Saat Suaminya Reino Barack, Mantan Luna Maya Minta Ganti Hape Hanya Karena Jatuh

Dalam pertemuan yang difasilitasi Camat Bungur, Soegian Noor, Kepala Desa Bungur, Sarmuji, perwakilan Polsek Bungur, Aipda Ika Abi Dharma tercapai kesepakatan warga dan pengelola warung malam serta cafe.

Kesepakatan itu ada tujuh poin dan sudah ditandatangani pemilik usaha, Ahmad Jaini, pengelola, Rina Hartati, Ketua RT III, Amad, Kepala Desa Bungur, Sarmiji, Camat Bungur dan perwakilan Kapolsek Bungur.

Tujuh poin kesepakatan itu, adalah karaoke tutup pukul 24.00 Wita, di warung malam, musik berhenti pukul 23.00 Wita, penerangan warung malam harus terang benderang, selama Ramadan, karaoke tutup.

Kemudian, warung malam selama Ramadan beraktivitas selepas salat Isya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, melanggar ketentuan diatas akan dikenakan Perda Nomor 03 Tahun 2007 tentang larangan kegiatan pada bulan Ramadan.

Ahmad Humaidi, tokoh masyarakat di Desa Bungur senang dengan kesepakatan itu agar pelaksanaan ibadah ramadan di lingkungan masyarakat lebih khusyuk. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved