Penumpang Pesawat Menurun
Sikapi Keluhan Pengguna Jasa Penerbangan, Lion Air Group Merespons dengan ini
Distric Manager PT Garuda Indonesia Syamsuddin Noor, Prasetyo Putro Santoso, mengakui penerbangannya menurun mengikuti jumlah penumpang.
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Distric Manager PT Garuda Indonesia Syamsuddin Noor, Prasetyo Putro Santoso, mengakui penerbangannya menurun mengikuti jumlah penumpang.
"Tapi revenue (penghasilan) naik dan tingkat isian pesawat masih stabil di 98 persen," ujarnya.
Penurunan penumpang juga dirasakan Lion Air.
General Manager Lion Air Banjarmasin Agung Purnama mengatakan penurunan terjadi akibat kenaikan harga tiket dan penetapan bagasi berbayar.
Dari pantauan di situs tiket Traveloka.com, Kamis (4/4), tiket dari Bandara Syamsudin Noor tujuan Jakarta baik Lion Air maupun Garuda pada Jumat (5/4) masih di atas Rp 1 juta.
Baca: Jumlah Penumpang di Bandara Syamsuddin Noor Menurun, Persentase Penurunan Lebih Besar Dibanding 2018
Baca: Nada Merinding Lihat Ada Sosok Penunggu di Pohon Pisang dan Suara Ketukan di Tengah Malam
Baca: Pengakuan Krisdayanti Kecanduan Operasi Plastik, Ini Wajah Polos Ibu Aurel Hermansyah & Azriel
Baca: Sandiwara Luna Maya dan Rina Nose Tentang Pernikahan Syahrini-Reino Barack, Mungkinkah Betulan?
"Ya tiketnya tidak ada di bawah Rp 1 juta," keluh Syarif, warga Banjarbaru yang mengaku mau belanja suku cadang mobil ke Jakarta.
Menyikapi keluhan pengguna jasa penerbangan, Agung Purnama mengatakan ada penurunan harga tiket pesawat Lion Air Group yang terdiri atas Lion Air, Wings Air dan Batik Air.
Namun itu dilakukan secara bertahap.
Keputusan ini merupakan kesungguhan Lion Air Group untuk menjawab permintaan pasar dan peluang bisnis perjalanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bpost-edisi-cetak-sabtu-642019.jpg)