Serambi Mekkah

Tambah Penghasilan Penyuluh, Dinas TPH Banjar Lakukan Cara Ini

Salah satu caranya yakni melalui pelatihan keterampilan membudidayakan tanaman secara hidroponik. Hal ini setidaknya diterapkan Dinas TPH Banjar.

Tambah Penghasilan Penyuluh, Dinas TPH Banjar Lakukan Cara Ini
HO/Dinas TPH Banjar
ANTUSIAS - Kalangan PPL dan ASN Dinas TPH Banjar antusias belajar budidaya tanaman secara hidroponik, Jumat (5/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Meski para pegawai telah memiliki penghasilan tetap berupa gaji bulanan, namun Pemerintah Kabupaten Banjar terus melakukan berbagai upaya guna menambah pendapatan mereka.

Salah satu caranya yakni melalui pelatihan keterampilan membudidayakan tanaman secara hidroponik. Hal ini setidaknya diterapkan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH).

"Pelatihan itu kami laksanakan Jumat kemarin. Jumlah pesertanya 50 orang dari kalangan PPL dan ASN di lingkup kantor kami," ucap Kepala Dinas TPH Banjar HM Fachry, Sabtu (06/04/2019).

Dikatakannya, melalui Seksi Pengembangan Teknologi pihaknya secara khusus mengundang Nefo Djumantoro dan Ferly Hokky sebagai narasumber. Keduanya adalah pegiat usaha tani hidroponik asal Banjarbaru.

Fachry berharap pesert kegiatan menyebarluaskan teknologi usaha tani hidroponik kepada seluruh penyuluh pertanian, petani, dan para pelaku pertanian lainnya. Tujuannya agar masing-masing mampu meningkatkan produksi sayur-sayuran di Kabupaten Banjar.

Setidaknya untuk kepentingan dalam skala rumah tangga. Lebih dari itu mampu memproduksi dalam skala ekonomis dan dipasok ke pasar-pasar modern.

ANTUSIAS - Kalangan PPL dan ASN Dinas TPH Banjar antusias belajar budidaya secara hidroponik, Jumat (05/04/2019).
ANTUSIAS - Kalangan PPL dan ASN Dinas TPH Banjar antusias belajar budidaya secara hidroponik, Jumat (05/04/2019). (HO/Dinas TPH Banjar)

“Kawan-kawan penyuluh, kalau bisa ini jadi tambahan usaha karena budidaya secara hidroponiktidak perlu waktu dan tenaga yang banyak. Asal ada tempat dengan matahari yang cukup maka usaha budidaya ini bisa berkembang secara baik,” kata Fachry.

Para peserta tak cuma mendalat ilmu hidroponik secara teori saja. Mereka juga menyaksikan cara menyemai, membuat larutan nutrisi, dan diperkenalkan jenis jenis sistem hidroponik.

Dalam pemaparannya Nefo menyatakan cara bercocok tanam secara hidroponik sanhat sederhana yakni meletakkan akar tanaman ke dalam air yang mengandung nutrisi untuk mendukung perkembangan tanaman.

Nutrisi tersebut berbahan kimia anorganik yang bersifat elektrolit. Artinya, apabila ditambahkan air akan menjadi kation positif dan anion negatif. (garam-garaman anorganik).

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved