Pilpres 2019

Capres dan Cawapres Nomor Urut 02 Diserang Isu Keagamaan, Begini Tanggapan BPD Prabowo-Sandi Kalsel

Isu keagamaan memang menjadi isu yang banyak bermunculan jelang Pemilu 2019 tepatnya akan masuki masa puncaknya pada Rabu (17/4/2019).

Capres dan Cawapres Nomor Urut 02 Diserang Isu Keagamaan, Begini Tanggapan BPD Prabowo-Sandi Kalsel
banjarmasinpost.co.id/acm
Koordinator BPD Prabowo-Sandi Kalsel, Lutfi Syaifuddin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Isu keagamaan memang menjadi isu yang banyak bermunculan jelang Pemilu 2019 tepatnya akan masuki masa puncaknya pada Rabu (17/4/2019).

Dimana tak hanya kubu Capres dan Cawapres Nomor Urut 01, namun kubu Capres dan Cawapres Nomor Urut 02 juga merasakan diserang isu terkait keagamaan.

Koordinator Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Lutfi Syaifuddin pun membenarkan hal ini.

Menurutnya, isu keagamaan yaitu terkait Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Khilafah gencar hampiri kubu Capres dan Cawapres Nomor Urut 02.

Namun Lutfi menjelaskan, masyarakat harus bisa membedakan dan jangan menyamakan antara HTI dan Khilafah.

Baca: Wajah Bahagia Mantan Istri Sule, Lina Saat Bersama Anak-anaknya, Tapi Rizky Febian Tak Terlihat?

Baca: Rizieq Syihab Ungkap 10 Alasan Banyak Pendukung Antusias Kepada Prabowo-Sandi

Baca: Penampakan Ayah Tiri Nagita Slavina Saat Ultah Rieta Amilia, Mertua Raffi Ahmad yang Tak Terekspose

Baca: Pertemuan Gading Marten dan Wijaya Saputra Sudah Dilakukan? Wijin Tegaskan Soal Gisella Anastasia

"HTI itu organisasi sedangkan khilafah itu merupakan ajaran yang merupakan ajaran dari Nabi Muhammad SAW," kata Lutfi.

Jika karena berbagai alasan dan pertimbangan, Pemerintah melarang HTI menurutnya itu hal yang sah sah saja.

Namun Ia menegaskan jangan sampai ada pihak yang membenturkan antara Pancasila dan ajaran khilafah karena khilafah merupakan ajaran dari Nabi SAW bukan dibuat dan dibentuk oleh HTI.

"Khilafah ini bagian Islam dan tentu menjadi bagian dalam sila pertama Pancasila, Ketuhanan yang Maha Esa. Orang Islam yang menyalahkan ajaran khilafah yang merupakan ajaran Nabi Muhammad itu artinya menyalahkan agamanya sendiri," tegas Lutfi.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved