Pilpres 2019

Hadapi Isu Keagamaan, Mardani H Maming, Ulama dan Tokoh Partai Berkumpul Membahasnya

Jelang Pemilu 2019,isu terkait keagamaan memang banyak beredar menyudutkan para Capres dan Cawapres baik Nomor Urut 01 Jokowi-Ma'ruf

Hadapi Isu Keagamaan,  Mardani H Maming, Ulama dan Tokoh Partai Berkumpul Membahasnya
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Mardani H Maming, Ketua DPD PDIP Kalsel yang juga jadi bagian Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Jelang Pemilu 2019, isu terkait keagamaan memang banyak beredar menyudutkan para Capres dan Cawapres baik Nomor Urut 01 Jokowi-Ma'ruf maupun 02 Prabowo-Sandi. 

Masing-masing tim pemenangan pun bergerak aktif menangkal Isu-isu yang sudutkan Capres dan Cawapresnya.

Hal ini pula yang dilakukan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf di berbagai daerah termasuk di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Saat Capres Nomor Urut 01, Joko Widodo mengunjungi Banjarmasin, sempat dilakukan pertemuan tertutup dengan beberapa tokoh partai pendukung dan beberapa Ulama Kalsel di Hotel Mercure Banjarmasin, Rabu (27/3/2019).

Tergabung dalam TKN Jokowi-Ma'ruf, Ketua DPD PDIP Provinsi Kalsel, Mardani H Maming yang juga ikuti pertemuan tersebut menjelaskan, pertemuan tersebut memang memang bertujuan untuk memerangi Isu-isu tak benar yang ditujukan pada Joko Widodo.

Ia memang menjadi satu dari sekian tokoh yang aktif memerangi hoaks yang menyudutkan Capres dan Cawapres Nomor Urut 01 di Kalsel.

Mardani menjelaskan, ada sederet hoaks yang menyuudutkan Joko Widodo jelang Pilpres 2019 seperti isu pelarangan azan keras, dihilangkannya kolom Agama pada KTP Elektronik sampai kembali mencuatnya isu PKI yang juga pernah muncul jelang Pilpres 2014 lalu.

"Beliau banyak dibilang PKI padahal beliau usia 5 tahun PKI sudah dibubarkan. Beberapa hoaks lainnya, apabila beliau terpilih azan tidak boleh keras, buktinya sampai sekarang azan seperti biasa beliau sudah sebagai Presiden. Nah itu semua hoaks tidak benar. Kami yakin dengan pertemuan ini diharap hoaks yang tersebar saat ini bisa diatasi," kata Mardani. (banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved