Longsor di Pumpung Cempaka

Longsor di Pumpung Cempaka, Wakil Wali Kota Banjarbaru: Tambang Intan Bisa Pakai Sistem Lama 

Proses pencarian korban longsor masih terus berlangsung hingga malam hari. Alat berat yang disiapkan batal difungsikan karena medan sulit.

Longsor di Pumpung Cempaka, Wakil Wali Kota Banjarbaru: Tambang Intan Bisa Pakai Sistem Lama 
Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Warga memadati lokasi longsor yang menimbun sejumlah warga di kawasan penambangan intan Pumpung Cempaka, Banjarbaru, Senin (8/4/2019) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Proses pencarian korban tanah longsor di lokasi pendulangan intan  Pumpung, Cempaka, Banjarbaru, masih terus berlangsung hingga Senin (8/4/2019) malam hari. Alat berat yang disiapkan batal difungsikan karena medan sulit.

Pencahayaan dan penambahan mesin genset telah disiapkan. Dari BPBD Kalsel menggunakan lampu sorot.

Menanggapi masih terjadinya longsor dan warga banyak jadi korban Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya pihaknya akan melakukan pembinaan kepada masyarakat sekitar, salah satunya dengan sistem menambang intan dengan cara yang lama.

"Kita akan lakukan pembinaan dengan sistem menambang yang dilakukan orang tua kita dulu. Masukan dari Ketua LPM dulu sistemnya menggunakan Jerajang. Kalau sistem itu selama 25 tahun hanya satu saja korban meninggal. Jadi menambangnya bisa turun kebawah, dan membuat lorong ke kiri dan kanan. Itu safetynya lebih baik dan bisa dikembangkan kekegiatan wisata di bidang pertambangan. Tapi kepastian nanti menunggu pak Wali Kota kita akan laporkan dulu," katanya.

Baca: BREAKING NEWS : Longsor di Pumpung Cempaka Banjarbaru, 5 Orang Dilaporkan Tertimbun

Baca: Jumang, Korban Tanah Longsor di Pendulangan Intan Pumpung Cempaka, Masih Belum Ditemukan

Baca: Tiga Korban Diduga Masih Tertimbun Longsor di Pumpung Cempaka, Pencarian Terkendala Lumpur

Diakuinya, telah mendapat laporan dari masyarakat bahwa di lokasi pendulan intan tradisional tersebut sangat rawan. Bahkan hingga satu dua tahun belakangan telah terjadi 50 kali longsor.

DiKapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya mengatakan pihaknya akan melakukan langkah-langkah perspektif untuk mengantisipasi lokasi lokasi rawan pendulangan intan.

"Saat ini kita fokis dulu ke evakuasi korban. Kedepannya kita akan koordinasikan lagi dengan Pemerintah Daerah, TNI dan pihak yang terlibat," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id /Lis).

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved