Kriminalitas

Pura-pura Servis Kulkas, Aswan Bawi Lari Pikap tapi Keburu Dibekuk dan Dihadihi Timah Panas

Ditengara dia bakal membawa kabur Grand Max putih, milik korban Sugeng Purnawan warga Cempaka Banjarbaru ke Kalteng.

TRIBUN KALTIM/AHMAD SIDIK
Ilustrasi mobil pikap 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Modus penipuan dan penggelapan membawa kabur pikap dilakukan oleh Aswan Gunawan (45) warga Sungai Andai Banjarmasin.

Ditengara dia bakal membawa kabur Grand Max putih, milik korban Sugeng Purnawan warga Cempaka Banjarbaru ke Kalteng.

Hingga bisa Sugeng tertipu dan Grand max nya dibawa kabur, hal itu karena Aswan Gunawan melakukan dengan modus berpura-pura hendak memperbaiki Kulkas dan datang ke toko reparasi elektronik milik korban.

Korban sengaja diajak berbincang panjang lebar, saat lengah Aswan berhasil mengambil kunci mobil milik korban.

Usai mendapat laporan kehilangan motor tersebut, Tim Buser Polsek Banjarbaru Timur langsung mengejar pelaku, Jumat (5/4) malam dengan berkoordinasi dengan Resmob Polda Kalsel dan Buser Polres Batola.

Baca: Pencarian Korban Longsor Pendulangan Hingga Malam,  Kapolres Bersama Warga Gelar Doa Bersama

Baca: BREAKING NEWS : Longsor di Pumpung Cempaka Banjarbaru, 5 Orang Dilaporkan Tertimbun

Baca: Tiga Korban Diduga Masih Tertimbun Longsor di Pumpung Cempaka, Pencarian Terkendala Lumpur

Alhahasil, Tak sampai ke Kalteng, Dua jAswan (45) berhasil di amankan di Jalan Handil Bhakti, Kabupaten Batola. Tersangka akhirnya dilumpuhkan dengan sebutir timah panas di kakinya. Informasinya tersangka hendak membawa mobil curian ini ke Kalimantan Tengah.

Kapolsek Banjarbaru Timur AKP Debi Triyani, didampingi Kasubag Humas Polres Banjarbaru AKP Siti Rohayati Senin (08/04/2019) membenarkanya,

“Ya mas, sudah kami amankan tersangka dengan barang buktinya di Mapolsek Timur,” tandas Kapolsek.

Dituturkan Kapolsek, korban yang cepat melaporkan kejadian tesebut. Sehingga para anggotanya cepat melakukan pengejaran.

“Tersangka Residivis. Kami jerat dengan Pasal 363 tentang pencurian, junto pasal 378 tentang penggelapan. Dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," runutnya. (banjarmasinpost.co.id /lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved