Berita Banjarmasin

Fahri Andalan Baru Renang Banua di Pra-PON dan Kejurnas Renang di Jakarta 2019

Dalam seleksi ini Fahri berhak mewakili Kalsel diajang pra POn yang juga Kejuaraan Nasional (Kejurnas) renang yang diselenggarakan 25-28 April nanti.

Fahri Andalan Baru Renang Banua di Pra-PON dan Kejurnas Renang di Jakarta 2019
Banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Seleksi renang PRSI Kalsel untuk event Pra-PON dan Kejurnas di GOR Hasanuddin HM, Selasa (9/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID-BANJARNASIN - Tidak salah Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar seleksi atlet untuk dipersiapkan di ajang Pra-PON di GOR Hasanuddin HM Senin (8/4/2019) dan Selasa (9/4/2019) pagi.

Seleksi yang diikuti 50 lebih atlet renang dari seluruh daerah di Kalsel memunculkan satu perenang wajah baru Banua, Fahri.

Dalam seleksi ini Fahri berhak mewakili Kalsel di ajang Pra-PON yang juga Kejuaraan Nasional (Kejurnas) renang yang diselenggarakan 25-28 April nanti di Jakarta.

Fahri berhasil melampaui limit nasional 50 meter gaya bebas putra yakni 00,25,47. Fahri mendampingi dua perenang senior Adelia untuk 50 meter gaya bebas putri, dan Noor Laili untuk nomor 50 meter gaya dada putri. Adelia memenuhi limit 00,29,68 dan 00,37,50 untuk limit waktu Noor Laili.

"Jadi total ada tiga perenang yang berhak kita kirim di Pra PON nanti," kata wakil Ketua PRSI Kalsel, Dr Ali Sadikin MKes, Selasa (9/4/2019) siang.

Baca: Barito Putera Tiga Kali TC di Luar, Jacksen F Tiago Yakin Hadapi Liga 1 2019

Dalam seleksi ini kata dosen JPOK ULM Ini hanya perenang yang memenuhi limit nasional yang di harapkan lolos.

Ali menambahkan seleksi ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan pihaknya. Ini merupakan komitmen kepengurusan PRSI yang baru untuk melakukan transparansi dalam hal pemilihan atlet yang ingin tampil di Kejurnas.

Sekretaris PRSI Kalsel, Muchlis Muchtar menambahkan khusus untuk Fahri ini merupakan harapan baru bagi perenang Banua.

"Dengan fisik yang bagus dan usia yang masih muda dia yakin Fahri akan menjadi salah satu perenang andalan baru Banua," ujar dia.

Dalam seleksi kata Muchlis ada juga perenang yang sedikit kurang dari limit nasional yakni Noor Laili.

"Namun selisihnya hanya beberapa detik saja. Pertimbangan kita loloskan karena dia pernah mampu melampau limit nasional saat ikut Kejurnas," tambah dia.

Mengenai perenang Adelia, Muchlis memang sejak awal dia yakin akan mampu melampaui limit nasional sebab prestasi yang ditorehkan sudah melampaui nasional.

Baca: Cuplikan Gol & Hasil Akhir Persebaya vs Arema FC di Final Piala Presiden 2019, Skor Akhir 2-2

"Adelia dia memang termasuk perenang nasional. Dia juga kini bermukim di Jakarta karena bekerja disana. Setelah seleksi Adelia kembali ke Jakarta," kata Muchlis.

Meski sudah menemukan atlet yang ke Pra PON, ketiga atlet renang Kalsel ini akan terlebih dahulu di persiapkan, mengingat bahwa persaingan di Jakarta nantinya cukup berat.

"Peluang untuk lolos memang masih melihat persaingan lagi. Limit waktu yang dihasilkan, sudah cukup baik karena kondisi kolam kita saat seleksi tak senyaman saat mereka berlaga di Pra-PON,” katanya. (Banjarmasin post.co.id/Khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved