Longsor di Pumpung Cempaka

Melalui Akun Twitternya, Sutopo Sayangkan Musibah Longsor di Penduilangan Intan Terjadi Berulang

Musibah ini jadi perhatian para netizen, diantaranya kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho.

Melalui  Akun Twitternya, Sutopo Sayangkan Musibah Longsor di Penduilangan Intan Terjadi Berulang
kompas.com
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakata Timur, Rabu (10/2/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Lima nyawa pendulang melayang saat terjadi musibah longsor di Jalan Trisakti Lokasi Pendulangan Tradisional Pumpung Rt. 31 Rw.10 Kelurahan Sungai Tiung Kecamtan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (8/4/2019).

Proses evakuasi berlangsung panjang karena jenazah kelima baru berhasil dievakuasi Pukul 04.45 wita Selasa (9/4) atas nama Saltani alias Toni (45) warga Kertakbaru Rt 23 Rw 08 Kelurahan Cempaka.

Musibah ini jadi perhatian para netizen, diantaranya kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho.

Baca: Jalan Menuju Pasar Kemakmuran Dikeluhkan Warga, Begini Tanggapan Kadis Bina Marga dan SDA

Baca: Game of Thrones Season 8 Merupakan Musim Terakhir, Penulis Buku George RR Martin Tak Setuju

Baca: Tahura Sultan Adam Dilengkapi Spot Galeri, Pulang Bisa Dapatkan Oleh-oleh Souvenir Ini

Baca: Waw, Harga Kayu Sengon Bisa Tembus Segini, Pemprov dan Pemkab Banjar Gencarkan Penghijauan

Melalui twiternya, Sutopo menceritakan peristiwa longsor di lubang pendulangan intan tradisional Pumpung dialamin oleh 7 orang pendulang. Dalam peristiwa itu, tulisnya, ada 5  korban tewas dan 2 luka-luka. semua, ada pendulang intan di Desa Sei Pumpung Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru, Kalsel.

"7 korban longsor telah ditemukan dimana 5 tewas dan 2 luka-luka. Semua korban adalah pendulang intan di Desa Sei Pumpung Kec Cempaka Kota Banjarbaru Kalsel yang tertimbun longsor 8/4/2019 siang. Longsor di area Cempaka ini sudah berulangkali terjadi. Perlu ditata dengan baik," tulis Sutopo Purwo Nugroho melaluinya akun Twitter @Sutopo_PN, Selasa (9/4/2019).

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved