Berita Kabupaten Banjar

Pemkab Banjar Janji Akan Tindak Tegas Pedagang di Pemurus, Pedagang Kertak Hanyar Lega

Tugas Satpol PP untuk menegakan Perda jika pedagang kaki lima masih berjualan di pinggir jalan dan halaman rumah warga, maka akan ditindak.

Pemkab Banjar Janji Akan Tindak Tegas Pedagang di Pemurus, Pedagang Kertak Hanyar Lega
Banjarmasinpost.co.id/Hasby Suhaili
Sekretaris Daerah Pemkab Banjar, H Nasrun Syah didampingi Direktur PD Pasar, Rusdiansyah, Kepala Satpol PP Banjar Ali Hanafiah menggelar silaturahmi dengan para pedagang, Selasa (9/4/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - MARTAPURA -- Tidak ingin kegelisahan para pedagang Pasar Kertakhanyar Kabupaten Banjar berlarut, Sekretaris Daerah Pemkab Banjar, H Nasrun Syah didampingi Direktur PD Pasar, Rusdiansyah, Kepala Satpol PP Banjar  Ali Hanafiah menggelar silaturahmi dengan para pedagang, Selasa (9/4/2019).

Setelah mendengarkan solusi dan kebijakan Pemkab menyikapi keluhan pedagang Kertakhanyar, akhirnya mereka lega. Para pedagang pun berterimakasih atas sikap tegas Kepala Satpol PP Banjar, Ali Hanafiah, dan Sekda Banjar, H Nasrun Syah.

Di hadapan para pedagang, H Nasrun Syah mengatakan, Pasar Kertakhanyar berdekatan dengan Banjarmasin, maka tidak ingin ada kesan yang kurang baik terhadap Pemkab Banjar. Dirinya bersama-sama mengajak pedagang agar menjaga stabilias keamanan di Pasar Kertakhanyar.

"Disepakati bahwa keberadaan pedagang kaki lima di Jalan Pemurus Kertakhanyar mengganggu pengguna jalan, juga keberadaan mereka membuat masyarakat yang berbelanja jadi enggan naik ke Pasar Kertakhanyar. Akhirnya ada beberapa solusi sudah kami sampaikan kepada pedagang," katanya.

Baca: Sikapi PKL Pemurus Kertak Hanyar, Ini yang Akan Dilakukan Pemkab Banjar

Baca: Wakil Bupati Abdi Rahman Ancam Bakal Ada Pergeseran Tugas Tenaga Kesehatan di Tanahlaut

Lanjut Nasrun Syah, sesuai keinginan pedagang di Pasar Kertakhanyar yang menempati lantai dua, agar ada kesempatan dan peluang yang sama dalam berusaha, maka para pedagang kaki lima di Jalan Pemurus dipersilakan menempati los di lantai dua.

Selanjutnya menjadi tugas Satpol PP untuk menegakan Perda jika pedagang kaki lima masih berjualan di pinggir jalan dan halaman rumah warga, maka akan ditindak.

Kepala Satpol PP Kabupaten Banjar, Ali Hanafiah mengatakan, menjadi tugas dan fungsi Satpol PP untuk menjaga ketertiban umum. Pedagang kaki lima di Jalan Pemurus sudah mengganggu ketertiban umum, maka pihaknya akan menertibkannya dengan berpegang pada prosedur yang sudah ditetapkan.

"Kami sudah mengeluarkan surat peringatan pertama atau SP1, jika masih ada yang berjualan di Jalan Pemurus, maka akan kami terbitkan SP2, kemudian tujuh hari berikutnya kalau masih ada maka SP3. Maka akan melakukan penegakan hukum berupa penertiban dan operasi yustisi," katanya.

Dia menjelaskan, dalam proses yustisi, maka akan dikenakan tindak pidana ringan sanksi denda sampai Rp 5 juta atau kurungan penjara enam bulan. Tetapi terlebih dulu pihaknya melakukan pembinaan.

Baca: Meratus di Batang Alai TimurTerancam Ditambang, Aman Ancam Berlakukan Hukum Adat 

Baca: Melalui Akun Twitternya, Sutopo Sayangkan Musibah Longsor di Penduilangan Intan Terjadi Berulang

Dirut PD Pasar, Rusdiansyah mengatakan, silaturahmi ini digelar menindaklanjuti keluhan pedagang pada 27 Februari 2019 lalu. Pihaknya bersyuur dengan adanya pertemuan akhirnya ada titik terang dan bersama SKPD terkait sudah bekoordinasi untuk melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima di Jalan Pemurus.

"Kami menawarkan para pedagang kaki lima untuk berjualan di lantai dua, mereka selama enam bulan pertama digratiskan. Selanjutnya jika ingin tetap bergabung di lantai dua maka akan berkoordinasi dengan Disperindaag Kabupaten Banjar," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved