Pilpres 2019

Capres & Cawapres Nomor Urut 01 Diserang Isu Menyudutkan, TKD Kalsel Punya Cara Menyikapinya

Capres dan Cawapres Nomor Urut 01 Diserang Isu Menyudutkan, Begini Cara TKD Kalsel Menyikapinya

Capres & Cawapres Nomor Urut 01 Diserang Isu Menyudutkan, TKD Kalsel Punya Cara Menyikapinya
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Direktur Bidang Hukum dan Advokasi TKD Jokowi-Ma'ruf Kalsel, Nawang Wijayawati. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Cepatnya arus informasi beredar di masyarakat melalui dunia digital menjadi peluang bagi penyebar isu dan kabar tak benar untuk pengaruhi pola pikir masyarakat.

Hal ini makin menjadi-jadi jelang Pemilu 2019 yang digunakan oknum untuk setir persepsi masyarakat atas suatu organisasi, kelompok maupun pribadi seseorang.

Capres dan Cawapres kontestan Pemilu 2019 dari kedua kubu tak jarang disudutkan dengan cara demikian.

Cara ini juga didapati oleh kubu Tim Kampanye Daerah Capres dan Cawapres Nomor Urut 01 Joko Widodo - Ma’ruf Amin.

Baca: Begini Proyeksi Perolehan Suara Capres dan Cawapres Nomor Urut 01 di Kalsel Menurut PDIP Kalsel

Banyak isu yang tak lagi mengkritik arah kebijakan dan visi misi, namun menyerang pribadi Capres dan Cawapres.

"Contohnya saat insiden Ibu Iriana sempat terjatuh di Panggung Kampanye di Banjarmasin, ini ada saja yang bilang Pak Jokowi tidak peduli dan acuh," kata Direktur Bidang Hukum dan Advokasi TKD Jokowi-Ma'ruf Kalsel, Nawang Wijayawati, Rabu (10/4/2019).

Hal tersebut menurut Nawang benar-benar isu bohong. Ia yang juga berada di lokasi tersebut melihat sendiri Joko Widodo langsung menghampiri, merangkul dan membantu Iriana Joko Widodo kembali berdiri.

"Video terkait itu yang beredar kan dipotong-potong dan tidak dilihatkan saat Pak Jokowi membantu Ibu," kata Nawang.

Hal itu menurut Nawang menjadi cara pihak-pihak yang tidak suka terhadap Capres dan Cawapres Nomor Urut 01.

Walaupun demikian, Nawang mengaku tetap dapat mengambil hikmah isu dan kabar yang menyudutkan tersebut, karena pihaknya dapat dengan segera sajikan fakta yang dengan jelas membantah isu bohong demikian.

"Kadang menguntungkan juga, karena bisa langsung kami counter dengan fakta juga data-data yang sebenarnya," kata Nawang. (banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved