Longsor di Pumpung

Meski Bertaruh Nyawa, Warga Sekitar Tak Punya Pilihan Lain Selain Mendulang

Air mata Badriah (45) mengalir, tak kuasa membendung kesedihan, karena putranya, Noval (25), menjadi salah satu dari lima pendulang intan yang tewas

Meski Bertaruh Nyawa, Warga Sekitar Tak Punya Pilihan Lain Selain Mendulang
BPost Cetak
BPost edisi cetak Rabu (10/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Air mata Badriah (45) mengalir, tak kuasa membendung kesedihan, karena putranya, Noval (25), menjadi salah satu dari lima pendulang intan yang tewas tertimbun tanah longsor di Pumpung Kelurahan Sungaitiung Kecamatan Cempaka Banjarbaru, Senin (8/4) siang.

Tak hanya ibu, Noval juga meninggalkan istri dan satu anaknya.

Suasana haru begitu terasa di kediamannya di Kertak Baru Kecamatan Cempaka, Selasa (9/4) siang.

Padahal, menurut Badriah, putranya itu baru kali pertama mendulang.

"Dia belum pengalaman mendulang. Baru ini ikut mendulang," katanya lirih.

Kesedihan juga tampak dari raut wajah Sukri (53) tetangga Badriah.

Baca: Pendulangan Intan di Pumpung Tidak Ada Izin dari Pemprov, Sejak Januari 2019, Sudah 6 Tewas

Baca: Kondisi Eks Suami Mulan Jameela Kini, Istri Ahmad Dhani dan Harry Nugraha Ternyata Masih Lakukan Ini

Baca: Penyebab Kriss Hatta Ditahan Terkait Billy Syahputra dan Hilda Vitria, Nikita Mirzani Tebar Ancaman

Baca: Perlakuan Fans Syahrini dan Reino Barack ke Lia Ladysta, Sempat Ditanya Soal Tim Luna Maya

Dia pun kehilangan putra sulungnya Aulia Rahman (25).

Anak pertama dari lima bersaudara ini, menurut Sukri, memang tidak ada pilihan lain selain ikut mendulang guna menopang biaya hidup sehari-hari.

"Bila ada pekerjaan lain, tentunya kami tidak mau lagi mendulang. Dulu saya puluhan tahun mendulang. Namun kini saya memilih bekerja bangunan karena risiko menambang mengancam keselamatan," ujarnya.

Pendulang intan dan menambang pasir di Pumpung memang cukup membahayakan bagi para pekerjanya.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved