Selebrita

Daftar Kejanggalan Kasus Penganiayaan Audrey, Siswi SMP di Pontianak Diungkap Hotman Paris

Daftar kejanggalan pada kasus penganiayaan Audrey, siswi SMP di Pontiakak diungkap Hotman Paris Hutapea.

Daftar Kejanggalan Kasus Penganiayaan Audrey, Siswi SMP di Pontianak Diungkap Hotman Paris
Instagram Chelsy Arta
Audrey Korban Penyiksaan Siswi SMA dijenguk oleh Chelsy Arta 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Daftar kejanggalan pada kasus penganiayaan Audrey, siswi SMP di Pontiakak diungkap Hotman Paris Hutapea.

Sebagai seorang publik figur dan pengacara tanah air, Hotman Paris begitu vokal menyuarakan keadilan untuk korban penganiayaan Audrey, siswi SMP oleh para pelajar SMA di Pontianak.

Hotman Paris yang selama ini dikenal kerap membantu masyarakat Indonesia memperoleh keadilan mendapatkan laporan oleh warganet yang menandai nama Instagramnya di pemberitaan tentang Audrey.

Sejak saat itu, Hotman Paris mengajak pengikut Instagramnya agar terus mengawal perkembangan kasus yang sedang viral ini.

Baca: Aksi Tak Terduga Rafathar Pukuli dan Tarik Rok Nagita Slavina di Atas Panggung, Raffi Ahmad Bereaksi

Baca: Maia Estianty Peringatkan Luna Maya Saat Berlibur Bersama Adik Faisal Nasimuddin

Baca: Sindiran Menohok Adik Syahrini, Aisyahrani Pada Haters Istri Reino Barack Usai Hadir di Hijrah Fest

Baca: Ashanty Minta Pada Anang Hermansyah Pindah Dari Rumah Mewahnya Karena Cerita Hantu

Baca: Masakan Syahrini Dipertanyakan Reino Barack, Ternyata Mantan Luna Maya Rasakan Ini

Baca: Bandingkan Wajah Maia Estianty dan Mulan Jameela Tanpa Make Up, Istri Ahmad Dhani Disorot Keriput?

Seperti diketahui, Kini terungkap hasil visum Audrey, siswi SMP Pontianak korban dugaan pengeroyokan 12 siswi SMA ini disampaikan Kapolresta Pontianak, Kombes M Anwar Nasir, Rabu (10/4/2019).

Hasil pemeriksaan visum ini dikeluarkan Rumah Sakit Pro Medika Pontianak, hari ini, Rabu (10/4/2019).

Namun dari hasil visum tersebut ternyata berbeda dengan keterangan dari Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah ( KPPAD), Tumbur Manalu.

Kepolisian justru tak menemukan luka apapun seperti yang diberitakan selama ini dengan menyertakan

“Tiga teman DE melakukan kekerasan terhadap AU, dengan melakukan pem-bully-an, penjambakan rambut, penyiraman air, hingga membenturkan kepala korban ke aspal, dan menginjak perut AU,” terang Tumbur.

Ketua KPPAD Kalbar, Eka Nurhayati Ishak juga mengatakan korban mengalami penganiayaan fisik yang cukup parah.

Halaman
1234
Penulis: Noor Masrida
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved